FOKUS

Banjir di Jakarta, Hingga Malam Ini 2.867 Jiwa Masih Mengungsi

JAKARTA (tandaseru) – Hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya banjir di 23 kecamatan di wilayah DKI Jakarta pada Sabtu (8/2).  Wilayah paling banyak terdampak berada di Kecamatan Jakarta Timur.

Data hingga malam ini, tercatat 891 KK (2.867 jiwa) terdampak akibat banjir. Jumlah jiwa terdampak paling tinggi berada di Jakarta Timur dengan 752 KK (2.476 jiwa), sedangkan Jakarta Selatan 139 KK (391 jiwa).

Warga mengungsi di Jakarta Timur mengungsi di 24 titik sedangkan Jakarta Selatan di 2 titik. Tidak terdapat warga yang mengungsi di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Ketinggian air beragam di beberapa titik di wilayah terdampak, seperti di wilayah Jakarta Timur ketinggian air dari 10 cm hingga 170 cm.

Wilayah Jakarta Timur yang banjir diperparah dari luapan Sungai Ciliwung, Sungai Sunter, Sungai Buaran, dan Sungai Kali Jati Kramat. Organisasi perangkat daerah dan instantsi terkait telah melakukan upaya penanganan salah satunya dengan penggunaan pompa dari DSDA dan pompa kelurahan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah memberikan bantuan kepada warga terdampak di Jakarta Timur. Bantuan berupa tikar, terpal, air minum, makanan ringan, matras, selimut dan perlengkapan anak.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo mengatakan BNPB menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) di beberapa titik seperti Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Bekasi.

Tim berkoordinsi dengan BPBD setempat untuk mendukung penanganan darurat maupun memonitor kondisi lapangan. Di samping mengirimkan personel TRC, BNPB menyiagakan 4 unit perahu karet dan dukungan logistik apabila diperlukan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait