FOKUS

Bantu BIN Cegah Paham Radikalisme, Polri-TNI Dekati Tokoh Informal

Tandaseru – Polri dan TNI membantu BIN untuk mencegah paham radikalisme yang diduga telah terpapar pada 41 konten ceramah masjid di lingkungan pemerintah.

“BIN sudah memaparkan ada berbagai wilayah baik di perkotaan maupun di kabupaten kota serta di tempat-tempat lain,” ungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Senin (26/11/2018).

Saat ini katanya Polri sudah masuk ke situ bersama rekan-rekan dari TNI baik dari tingkat Polsek, Koramil, Kodim, maupun Polres melakukan pendekatan dengan seluruh tokoh informal untuk memberikan pencegahan tentang bahaya radikalisme.

Dedi mengatakan penceramah ini telah melanggar pidana dengan menyebarkan paham radikalisme, maka penceramah tersebut bisa dipidana. Hal itu sesuai dengan Undang-undang nomor 15 tahun 2018.

“Kalau sudah terbukti dan ada pelanggaran hukum di situ, Polri akan menindak sesuai dengan UU Nomor 15 tahun 2018 sudah banyak melakukan penindakan,” jelas Dedi.

Dedi mengatakan Polri juga bekerjasama dengan jajaran instansi terkait seperti kementerian agama sampai pemerintah daerah. Kapasitas Polri hanya membantu untuk mencegah dan memberikan pencerahan tentang bahaya radikalisme.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait