FOKUS

Bareskrim Polri Akan Hentikan Kasus Penyerangan Laskar FPI di Tol Japek KM 50

JAKARTA (tandaseru.id) – Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto menyebut pihaknya akan menghentikan kasus (SP3) dugaan penyerangan yang dilakukan enam Laskar Front Pembela Islam kepada polisi di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 50.

Meski saat ini keenam Laskar FPI yang telah tewas itu telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini untuk pertanggungjawaban hukum. Namun, status tersangka hanya sementara.

“Nanti kita SP3 (surat perintah penghentian penyidikan), karena tersangka meninggal dunia,” kata Agus di sela kunjungan kerja ke KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/3).

Bareskrim Polri sebelumnya menetapkan enam laskar FPI sebagai tersangka dalam kasus bentrokan dengan anggota Polda Metro Jaya di KM 50 Tol Jakarta – Cikampek. Meski, keenam tersangka tersebut telah tewas tertembak.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dia Tipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan keenam laskar FPI itu ditetapkan sebagai tersangka berdasar hasil gelar perkara.

“Sudah ditetapkan tersangka,” kata Andi kepada wartawan, Rabu (3/3) kemarin.

Dalam waktu dekat ini, kata Andi, penyidik berencana melimpahkan berkas perkara keenam tersangka ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung RI. Sehingga, keputusan terkait penghentian perkara tersebut, nantinya akan ditentukan oleh JPU mengingat keenam tersangka telah meninggal dunia.

“Kedepannya berkas akan dilimpahkan ke Jaksa. (Penghentian perkara) itu kan bisa di penyidikan bisa di penuntutan,” katanya.

 

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com