FOKUS

Bareskrim Polri Gelar Rekontruksi Kasus Suap untuk Hilangkan Red Notice Djoko Tjandra, Tiga Tersangka Dihadirkan

JAKARTA (tandaseru) – Penyidik Bareskrim Polri menggelar rekontruksi kasus dugaan suap untuk mencabut red notice terpidana kasus korupsi Djoko Tjandra di dua lokasi yakni di kantor Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) dan lobi gedung TNCC Polri pada Kamis (27/8).

“Pada pagi ini sampai sore pukul 16.00 WIB penyidik dilaksanakan rekonstruksi terkait kasus red notice JST (Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra),” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (27/8).

Rekonstruksi oleh Bareskrim Polri berlangsung selama 7 jam. Awi menuturkan ada tiga tersangka yakni eks Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte, eks Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prastijo Utomo, pengusaha Tommy Sumardi dan lima saksi yang diikutsertakan dalam proses rekonstruksi.

“Kemudian yang hadir ada tiga tersangka, kecuali JST, dan lima saksi,” sambung Awi.

Dalam kasus dugaan gratifikasi pencabutan red notice Djoko Tjandra, Bareskrim Polri telah menetapkan empat tersangka. Dua tersangka diduga berperan sebagai penyuap dan 2 tersangka lainnya penerima suap.

Dua penyuap yang dimaksud adalah Djoko Tjandra serta pengusaha Tommy Sumardi. Sedangkan dua penerima suap adalah mantan Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte dan mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com