FOKUS

Bareskrim Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Demo Rusuh yang Seret Petinggi KAMI

JAKARTA (tandaseru) – Penyidik Bareskrim Polri telah melimpahkan berkas perkara tahap pertama ke kejaksaan terkait kasus penghasutan kerusuhan demo UU Omnibus Law Cipta Kerja yang menyeret anggota hingga petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menerangkan pelimpahan berkas perkara tahap pertama dilakukan penyidik pada pekan lalu.

“Sudah tahap satu, dilimpahkan Minggu lalu,” kata Brigjen Awi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11)

Pelimpahan itu artinya penyidik sudah merampungkan berkas perkara dan menyerahkannya kepada jaksa. Jika jaksa menyatakan berkas itu lengkap, pihaknya akan menyerahkan barang bukti dan tersangka pada tahap dua ke jaksa dengan tujuan agara kasus tersebut dapat disidangkan.

Seperti diketahui, Polri menangkap sejumlah anggota hingga petinggi KAMI terkait insiden demo Omnibus Law yang berujung ricuh. Mereka diamankan dengan tuduhan menyampaikan pesan atau berita berisi nada provokasi terhadap.

Mereka yang diamankan polisi diantaranya Khairi Amri (KA), Syahganda Nainggolan (SN), Jumhur Hidayat (JH), Anton Permana (AP), Juliana (JG), Novita Zahara (NZ), Wahyu Rasasi Putri (WRP), Kingkin Anida (KA). Ada pula satu tersangka bernama Deddy Wahyudi (DW) yang merupakan admin Twitter @podoradong yang ikut diciduk pihak kepolisian.

Peran-peran dari para tersangka berbeda-beda, ada yang menyampaikan pesan berbagai ajakan untuk melakukan aksi penjarahan seperti tahun 98 lalu, ada yang menyebar hoaks hingga mengumpulkan dana untuk massa pendemo. Akibat aksi mereka ini, Polri berpandangan dampak aksi mereka membuat kericuhan demo Omnibus Law terjadi.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com