FOKUS

Bea Cukai dan BNN Ungkap Jaringan Penyelundupan Katinon dan Ekstasi

Tandaseru – Petugas Bea Cukai dan BNN (Badan Narkotika Nasional) berhasil mengungkap jaringan penyelundupan katinon dan ekstasi yang akan diedarkan ke beberapa daerah di Indonesia.

Menurut Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi, untuk penyelundup 68 Kg katinon ini berawal dari informasi intelijen yang curiga terhadap empat paket beralamat Jakarta Utara dan Dumai, Riau.

Setelah berkoordinasi dengan BNN untuk melakukan controled delivery pada 23 Maret 2018 petugas berhasil mengamankan satu orang tersangka di wilayah Kantor Pos Jakarta Utara.

“Kalau dari pengembangan kasus di Dumai, Riau petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka berikut dua paket narkotika,” ujarnya di Aula Sabang, Kantor Pusat Bea Cukai, Senin (28/5/2018).

Sementara itu, untuk upaya penyelundupan ekstasi di Bandara Soekarno Hatta, berawal saat petugas mencurigai paket yang diduga berisi narkotika dan langsung melakukan pemeriksaan.

“Dari pemeriksaan tersebut ditemukan paket pertama 3.080 butir tablet, paket kedua berisi 3.163 butir tablet, paket ke tiga 2.993 butir tablet dan paket  ke empat 3.268 butir tablet,” kata dia.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Mini Laboratorium Bea Cukai Soekarno Hatta hasilnya menunjukkan tablet tersebut adalah ekstasi.

“Dua paket akan dikirim ke Bogor dan Cikarang sedangkan sisanya akan dikirimkan ke Bandung,” ujarnya.

Dari pengembangan di Cikarang petugas berhasil mengamankan MJP, YH, RY dan yang mengakui diperintah JN dan WL (narapidana Lembaga Pemasyarakatan Salemba, Jakarta Pusat).

“Dari para tersangka yang ditangkap  petugas kemudian berhasil mengamankan seseorang yang berinisial AB,” jelsnya.

Sementara itu, dari pengembangan kasus Bandung, petugas berhasil mengamankan TL, LP dan RWS yang diperintah oleh T, untuk menitipkan barangnya di rumah LP dan RWS yang diambil oleh YH.

“Ternyata T sama saja dengan JN, dia yang memerintahkan YH ke Cikarang dan Bandung,” jelas Heru Pambudi.

Total Kasus

Keberhasilan Bea Cukai ini menambah daftar panjang penindakan narkotika yang dilakukan Bea Cukai hingga Mei 2018.

Secara total sepanjang tahun ini (Mei 2018) Bea Cukai telah berhasil mengungkap 192 kasus penindakan dengan berat total hasil penindakan 3,559 Ton.

Pada periode yang sama 2017, Bea Cukai  berhasil melakukan penindakan sebanyak 346 kasus penyelundupan narkotika dengan total berat barang penindakan mencapai 2,139 Ton.

“Peningkatan jumlah tangkapan dan pengungkapan jaringan penyeludup narkotika ini, merupakan hasil kerja keras aparat Bea Cukai dengan bersinergi dengan BNN,Polri dan instansi lainnya,” pungkasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait