FOKUS

Begini Kata Presiden Jokowi Ditanya soal Keraton Agung Sejagat

JAKARTA (Tandaseru) – Presiden Joko Widodo turut menanggapi fenomena Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. Jokowi menyebut keberadaan keraton tersebut semata-mata sebagai hiburan.

“Itu hiburan lah,” kata Jokowi diselingi tawa bersama wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (17/1).

Sebelumnya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin juga mengomentari fenomena munculnya kerajaan-kerajaan baru di Indonesia. Mulai dari Keraton Agung Sejagat di Jawa Tengah, hingga Sunda Empire di Bandung.

KH Ma’ruf Amin menilai apa yang terjadi sebagai gejala aneh. Wapres menilai hal itu menunjukkan saat ini banyak orang sakit.

“Di negara lain nggak ada (orang) yang mengaku nabi,” ujar Ma’ruf Amin kepada wartawan, Jumat (17/1).

Diketahui, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah menaruh harap kepada kepolisian terus melakukan pemeriksaan, karena diduga kuat ada kegiatan yang melanggar hukum.

“Nah ini kita tunggu saja dan percayakan pada kepolisian,” kata Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bachtiar, di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (17/1).

Bachtiar mengatakan masyarakat diizinkan untuk membuat organisasi namun harus memperhatikan hukum yang berlaku. Dia meminta agar masyarakat memiliki wawasan luas dan tidak mudah percaya dengan hal-hal tidak masuk akal.

“Masa era seperti ini kalau kerajaan kan kerajaan di mana? kerajaan sudah nggak ada,” lanjut Bachtiar.

Seperti diketahui, ‘Raja’ Keraton Agung Sejagat Toto Santoso ditangkap oleh Polda Jawa Tengah pada Selasa (14/1). Polisi juga menangkap Fanni Aminadia, yang mengaku sebagai Ratu Keraton Agung Sejagat.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait