FOKUS

Berantas Korupsi, Kapolda: Ada 16 Berkas Perkara Ditangani Polda Sumut

MEDAN (tandaseru) – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin mengungkapkan tahun 2020 hingga saat ini ada 16 berkas perkara yang ditangani terkait korupsi oleh Polda Sumut.

“Kami memohon kepada bapak untuk koordinasi dan supervisi penanganan tindak pidana korupsi di Sumut. Kepada para Kapolres yg menangani kasus korupsi di wilayahnya agar mendengarkan arahan dari bapak ketua KPK agar bisa kita terapkan” ucap Kapolda Sumut.

Dia mengatakan hal tersebut saat Rapat Koordinasi sinergitas KPK RI dan Aparat penegak hukum se- Sumatera Utara, Kamis (27/8).

Dalam kesempatan ini turut hadir Ketua KPK RI Komjen Pol. Drs. Firli Bahuri M.Si, Plt Kajati Sumut, Wakapolda Sumut, PJU Polda Sumut, Para Kapolres/Ta/Tabes dan para Kajari Sumut bertempat di Aula Tribrata Mapolda Sumut.

Kapolda mengatakan di wilayah Polda Sumut zero toleransi untuk narkotika, termasuk perjudian dan togel. Kejahatan jalanan juga diberantas dengan memberikan tindakan tegas dan terukur.

Ketua KPK RI menyampaikan harus ada pengawasan mengenai dari aparat penegak hukum dalam kegiatan karena cara OTT masih kurang efektif dalam memberantas korupsi.

Hrus ada imbauan dan pembenahan kepada tokoh. Jangan biarkan seseorang yang korupsi merasa nyaman dengan apa yang dia dapatkan. Karena itu sangat merugikan negara. “Sebagai aparat panegak hukum kita harus mampu menjaga aset dan uang negara” jelas Ketua KPK RI.

Sesuai instruksi presiden masyarakat itu menginginkan indonesia bebas dari korupsi. Oleh karena itu tugas KPK dan pemerintah yang terlibat lainnya adalah melakukan pencegahan agar tidak terjadi korupsi dengan melakukan koordinasi dengan instansi terkait yang melakukan pelayanan publik dan melakukan monitoring pelaksanaan program pemerintah.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait