FOKUS

Beri Dukungan Moril, Forum Mubalig Minta Kapolda Metro Tak Pandang Bulu Tegakan Hukum

JAKARTA (tandaseru) – Forum Mubalig Nusantara menyambangi Polda Metro Jaya untuk bertemu dan memberikan dukungan moril kepada Kapolda Metro Jaya yang baru yakni Irjen Pol Fadil Imran pada Senin (23/11).

Dalam pertemuan ini, Juru Bicara Forum Mubalig Nusantara, Muhammad Rofi’i Mukhlis meminta Irjen Fadil agar tidak pandang bulu dalam menegakan hukum semua pihak yang berperkara.

“Kedatangan kami ke sini untuk memberikan support karena Jakarta itu panglima hukumnya bapak Kapolda, agar semua tertib. Mau kiai kek, alim ulama, mau habaib, mau artis, mau Nikita, misalnya, itu tidak boleh pandang bulu. Kami mendorong kepada bapak Kapolda jangan sungkan-sungkan dalam rangka penegakan hukum,” kata Mukhlis, Senin (23/11).

Disisi lain, Mukhlis berharap kepemimpinan Fadil di Polda Metro Jaya dapat memberikan dampak positif bagi warga DKI Jakarta. Khususnya, dalam menangani pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan dengan ditunjuknya beliau menjadi Kapolda Metro Jaya itu Jakarta akan menjadi lebih baik, lebih tertib dan lebih disiplin terutama tentang protokoler kesehatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Fadil pun menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Forum Mubalig Nusantara. Menurut dia, dukungan yang diberikan kepadanya itu menjadi energi positif untuk menjaga Jakarta agar tetap aman.

“Ini merupakan energi postif bagi saya bahwa saya tidak sendiri. Saya bersama-sama dengan masyarakat Jakarta untuk menjaga Jakarta,” ucap Fadil.

Sebelumnya, Fadil menyebut akan menindak tegas siapapun yang melanggar protokol kesehatan Covid-19 dengan menimbulkan kerumunan massa di DKI Jakarta.

Merujuk data World Health Organization (WHO) 59 persen kasus Covid-19 terjadi di Pulau Jawa. Sedangkan, kasus positif Covid-19 paling banyak ditemukan di wilayah DKI Jakarta.

“Oleh sebab itu berdasarkan dengan data ini, maka siapapun yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan akan kami tindak dengan tegas,” kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/11/).

Disisi lain, Fadil menyampaikan akan menggunakan pendekatan preventif strike sebagai langkah dini untuk mencegah adanya pelangggaran protokol kesehatan. Hal itu menurutnya dilakukan demi keselamatan masyarakat.

“Jadi penegakan hukum saya dahului dengan pencegahan keras. Kita ketahui bersama bahwa Jakarta saat ini belum aman dari Covid-19,” katanya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com