FOKUS

Bertambah, Kejagung Periksa 55 Ribu Transaksi Jiwasraya

JAKARTA (Tandaseru) – Kejaksaan Agung memastikan telah memeriksa 55 ribu transaksi keuangan terkait kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

“Dari 5.000 menjadi 55.000 transaksi. Itu masih saham,” ujar Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Adi Toegarisman di Gedung Bundar, Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (13/1).

Kejaksaan Agung meminta publik memberi waktu kepada Kejagung untuk terus menelusuri tumpukan temuan transaksi tersebut.

“Kami pasti akan menyelesaikan kasus ini,” kata dia.

Seperti diketahui, Kejagung telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan dengan nomor PRINT-33/F.2/Fd.2/12/2019 tertangal 17 Desember 2019. Tim penyidik mengaku sudah memeriksa 98 saksi.

Kejagung juga diketahui telah mengajukan ke pihak imigrasi menerbitkan pencegahan ke luar negeri untuk 13 orang terkait kasus ini.

Kasus ini bermula ketia Jiwasraya memberitahukan pembayaran kewajiban sebesar Rp 12,4 triliun yang dijanjikan pada Desember 2019 tak bisa terlaksana.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait