FOKUS

Bos Bank di Jakut Cabuli Dua Karyawatinya Karena Nafsu dan Manfaatkan Keluguan Korban

JAKARTA (tandaseru.id) – Polisi telah menangkap bos sebuah Bank di Jakarta Utara berinisial JH (47) lantaran mencabuli dua sekretarisnya.

Dari pengakuan tersangka, dia melakukan aksi bejatnya itu karena nafsu yang tak tertahan dan memanfaatkan keluguan dua korban. Hal ini didukung dengan situasi kantor yang saat itu tengah sepi.

“Karena nafsu aja sebenarnya. Dia memanfaatkan situasi yang sepi, karena dianggap karyawannya ini wajah lugu-lugu. Akhirnya dia memanfaatkan keluguan para korban ini,” ungkap Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi saat dihubungi, Rabu (3/3).

Sejauh ini, kata Nasriadi, pihaknya baru menerima laporan dari dua korban Jimmy. Namun, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut guna menelusuri kemungkinan adanya korban lain

“Sementara baru dua, karena dua ini pun ketahuan karena mereka saling curhat. Makanya kita lagi pengembangan apakah ada korban sebelumnya lagi yang terjadi,” katanya.

Sebelumnya, Polisi menangkap bos perusahaan Bank di kawasan Jakarta Utara berinisial JH karena melakukan pencabulan terhadap kedua karyawatinya. Dia ditangkap pada Jumat (26/2) lalu.

Tersangka menjalankan aksi bejatnya itu dengan modus berpura-pura sebagai peramal. Dia membujuk kedua korbannya untuk bisa di ramal masa depannya dengan cara memegang bagian sensitid korban.

Disamping itu, tersangka juga sempat mengajak kedua korban untuk mandi bersama dengan alasan untuk membuka aura namun ditolak oleh kedua korban hingga akhirnya korban mengundurkan diri dari perusahaan itu dan melaporkan ke polisi.

Dalam kesempatan itu, Jimmy juga berdalih bawah dirinya ketika itu dalam kondisi mabuk. Dia mengaku mabuk minuman keras di tengah ritual sembahyang sebelum melecehkan para korbannya.

“Itu posisi saya lagi setengah mabuk pak, diproses ritual, ritual sembahyang Konghucu,” dalih Jimmy.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Jimmy kekinian telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Jakarta Utara. Dia dijerat dengan Pasal 289 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com