FOKUS

Bronco II Segera Beraksi. Penerus Legenda si Kuda Liar

VIRGINIA (tandaseru) – Nama Bronco (kuda Liar) kembali mencuat setelah Komando Operasi Khusus AS – United States Special Operations Command (USSOCOM) mengakuisisi 75 unit pesawat tempur Bronco II.

Bronco II diproduksi oleh Paramount, Sebuah perusahaan asal Afrika Selatan yang memiliki anak perusahaan di Amerika Serikat (AS) yaitu AHRLAC Aerospace Development Corp (AADC) yang berbasis di Virginia.

Keterlibatan Paramount diawali saat Leidos, kontraktor pertahanan asal AS membentuk Tim Bronco II untuk merespon keinginan USSOCOM mendapatkan pesawat COIN (COunter-Insurgency). Leidos juga menggandeng Vertex Aerospace AS untuk fasilitas produksi komponen. Tim ini kemudian merilis Bronco Combat Systems (BCS) atau populer disebut Bronco II.

Bronco II secara desain mirip dengan OV-10 Bronco produksi Rockwell International (sekarang diakuisisi Boeing). Pesawat legendaris yang juga dimiliki TNI AU ini, telah berkiprah dengan seabrek pengalaman tempur melawan gerilyawan.

TheDrive.com dalam laporannya menulis, hal yang paling menarik di Bronco II adalah adopsi modular bay pada bagian bawah kokpit. Modular bay ini dapat diisi dengan berbagai tools dengan bobot hingga 800 kg. Dibutuhkan waktu dua jam untuk mengganti konfigurasi modular bay oleh ground crew.

Modul payload yang menyatu pada badan pesawat ini dapat diisi dengan perangkat seperti signals intelligence, medical supply, fuel drum, kargo serta air drop.

Untuk keperluan mobilisasi operasi yang jauh, Bronco II dirancang untuk bisa dibawa menggunakan C-130 Hercules atau pesawat jumbo Boeing C-17 Globemaster III. Jika melewati jalan darat, Bronco II dapat dimasukkan ke dalam kontainer ukuran 40 kaki.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com