FOKUS

Calon Kepala Daerah Tersangka, Masinton Kritik KPK dan Pemerintah

JAKARTA (!) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengumumkan para calon kepala daerah tersandung kasus korupsi yang akan bertarung dalam Pilkada Serentak 2018 dan segera ditetapkan menjadi tersangka.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Masinton Pasaribu mengomentari soal rencana lembaga antirasuah tersebut. Dia menyebutkan kemana saja KPK selama ini, baru berencana mengumumkan calon kepala daerah yang terjerat kasus korupsi.

“Pertanyaannya kemana KPK kemarin. Kok baru sekarang. Tahap verifikasi dimana? Kita mengelola negara bukan mau menang-menangan,” kata Masinton Pasaribu dalam diskusi bertajuk ‘Korupsi, Pilkada dan Penegakan Hukum’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/03).

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menanggapi terkait pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan yang mengimbau lembaga KPK hanya sekedar imbauan. “Bayangkan betapa gaduhnya kalau apa-apa dijadikan tersangka,” jelasnya.

Menurutnya, Kepolisian dan Kejaksaan lebih bisa untuk menahan diri dengan menunda proses hukum calon kepala daerah yang kembali mencalonkan diri pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018.

“Itu kan imbauan. Imbauan juga pastinya berdasarkan masukan-masukan juga. Penegakan hukum dalam korupsi ini kan bukan cuma KPK. Kepolisian, Kejaksaan juga, tapi Kepolisian dan Kejaksaan bisa menahan diri. Menunda bukan berarti menghentikan,” ungkap Masinton.

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi telah melakukan beberapa Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada para calon Kepala Daerah yang tersangkut kasus korupsi. Adapun beberapa calon Kepala Daerah yang tertangkap adalah Calon Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko.

Selain itu ada Calon Bupati Nusa Tenggara Timur Marianus Sae, Calon Bupati Subang Imas Aryumningsih, Calon Gubernur Lampung Mustafa, dan Calon Gubernur Sulawesi Utara Asrun.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait