FOKUS

Cegah Corona, Kominfo Terapkan Work From Home Mulai Senin

JAKARTA (tandaseru) – Sesuai imbauan Presiden Joko Widodo, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) juga akan menerapkan mekanisme work from home (WFH) alias kerja dari rumah secara bergantian (shift) sesuai kebutuhan.

Penerapan mekanisme work from home (WFH) akan mulai berlangsung pada Senin (16/3) besok. Kominfo juga menegaskan bakal tetap mengoptimalkan layanan ke masyarakat.

“Menindaklanjuti arahan Menteri Kominfo Johnny G. Plate tentang langkah-langkah pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Kominfo melakukan pengelolaan sistem kerja guna meminimalkan penyebaran Covid-19,” ujar Sekretaris Jenderal Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti, di Jakarta, Minggu (15/3).

Adapun pengelolaan sistem kerja WFH, diperuntukkan bagi pejabat eselon IV dan pegawai noneselon yang menggunakan transportasi umum.

“Karena rentan terhadap penyebaran virus dapat melaksanakan WFH dengan penugasan dan monitoring yang jelas dari atasan langsung (JPT Pratama) dan dilaporkan kepada Pejabat Eselon I (JPT Madya) masing-masing,” jelasnya.

Dalam Surat Edaran No 4 Tahun 2020 tentang Tindak Lanjut Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19, Pejabat Eselon I, Eselon II, dan Eselon III, tetap melaksanakan tugas kedinasan dengan masuk kantor seperti biasa.

“Surat Edaran ini mulai berlaku pada hari Senin, 16 Maret 2020,” sambung Niken.

Selain itu, dalam surat edaran yang ditandatangani, Minggu (15/3), pegawai Kominfo yang sakit juga bisa melakukan WFH dan diperiksa kesehatannya.

“Kami minta untuk  memeriksakan kesehatannya, sesuai dengan yang tertuang di Nota Dinas Sekretaris Jenderal tentang Pemeriksaan Kesehatan Pegawai untuk Pencegahan Covid-19,” jelas Niken.

Batasi aktivitas

Dalam pelaksanaan dan aturan teknis tentang sistem WFH akan disiapkan oleh pejabat terkait di satuan kerja.

“Segera setelah dikeluarkannya Surat Edaran akan diatur, termasuk jika dilakukan pencatatan kehadiran secara daring,” jelas Sekjen Kementerian Kominfo.

Kominfo mengimbau para pegawainya yang melakukan WFH agar tidak keluar rumah kecuali untuk kepentingan yang sangat mendesak.

Bahkan, Kominfo juga telah menunda dan membatalkan seluruh penyelenggaraan kegiatan tatap muka yang menghadirkan banyak peserta baik di lingkungan pusat maupun daerah.

“Seluruh perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN) agar ditunda atau dibatalkan,” tutupnya

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait