FOKUS

Cegah Kerugian, Startup WeWork PHK 2.400 Karyawan

TandaseruWeWork, perusahaan startup Amerika Serikat (AS) menyatakan akan memberhentikan 2.400 karyawan atau hampir 20% dari total tenaga kerja mereka.

Dalam pengumuman yang disampaikan Kamis (21/11), proses PHK WeWork menyatakan pemecatan dilakukan untuk mencegah peningkatan kerugian.

“PHK ini diperlukan untuk menciptakan organisasi yang lebih efisien,” kata juru bicara WeWork dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari AFP, Jumat (22/11).

WeWork mengaku perusahaan mereka kehilangan hampir 1,3 miliar pada kuartal ketiga tahun ini. Dibandingkan tahun sebelumnya, kerugian ini meningkat dua kali lipat.

Sesuai kesepakatan, kepemilikan WeWork diambil alih oleh Softbank pada akhir Oktober lalu, untuk menyuntik modal US$5 miliar ke perusahaan.

Kerugian WeWork berkontribusi pada SoftBank. Padahal, awal bulan ini mereka mengumumkan rugi US$ 6,4 miliar. Angka tersebut merupakan kerugian terparah kuartalan yang dialami SoftBank.

Kepala Eksekutif SoftBank, Masayoshi Son menyatakan menyesal telah salah soal investasi di WeWork.

“Keputusan investasi saya dalam banyak hal buruk. Saya sangat menyesalinya,” katanya.

Sekadar informasi, WeWork didirikan pada 2010 yang bermarkas di New York, AS. Adanya pemecatan ini, We Work  menyatakan bakal memberikan pesangon dan tunjangan, termasuk bantuan transisi pekerjaan.

“Mereka adalah para profesional yang sangat berbakat, dan kami berterima kasih atas peran penting yang mereka mainkan dalam membangun WeWork selama dekade terakhir,” kata WeWork.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait