FOKUS

China Dukung Kemerdekaan Palestina, Namun Apresiasi Normalisasi dengan Israel

BEIJING (Tandaseru) – Pemerintah China menyatakan sikap kenegaraan untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina.

Namun Beijing tetap mengapresiasi normalisasi diplomatik yang dilakukan Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain.

“Kami berharap pihak terkait dapat melakukan upaya konkret untuk membawa masalah Palestina kembali ke jalur dialog dan negosiasi sedini mungkin,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Cina Wang Wenbin pada Senin (14/9), dikutip laman resmi Kemlu Cina.

Wang mengatakan posisi China dalam masalah Palestina konsisten dan jelas.
“Kami akan terus mendukung dengan tegas rakyat Palestina dalam upaya mereka yang adil guna memulihkan hak-hak mereka yang sah dan mendirikan negara merdeka,” ujarnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Menteri Luar Negeri UEA Sheikh Abdullah bin Zayed, dan Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif bin Rashid Al Zayani diagendakan menandatangani perjanjian damai di Gedung Putih pada Selasa (15/9).

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menyaksikan proses penandatanganan bersejarah tersebut.

Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh mendesak negara-negara Arab memboikot acara seremonial penandatanganan perjanjian normalisasi tersebut. Shtayyeh mengatakan penandatanganan itu merupakan “hari hitam” dalam sejarah bangsa Arab.

“Hari ini akan ditambahkan ke kalender penderitaan Palestina dan kalender kekalahan Arab, karena memberikan pukulan maut kepada Inisiatif Perdamaian Arab serta solidaritas Arab,” katanya pada Senin, dilaporkan laman kantor berita Palestina WAFA.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait