FOKUS

Cina dan Indonesia Lakukan Kesepakatan Kerja Sama Proyek Strategis untuk BUMN

CINA (tandaseru.id) – Indonesia dan Cina menjalin sejumlah kesepakatan penting terkait proyek strategis yang kini sedang dikerjakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kerja sama ini terangkum dalam kerja sama High Level Dialogue on Cooperation Mechanism (HDCM).

Seperti kerja sama Indonesia sebagai hub regional untuk produksi vaksin, pembangunan pabrik bahan baku obat yang selama ini 90 persen impor dan R&D untuk obat herbal.

“Tentu ini merupakan hal yang positif. Komitmen kerja sama untuk kita mandiri di dunia kesehatan sebagai ketahanan nasional,” ujar Menteri BUMN Erick Thohiran, dalam keterangan tertulis pada kunjungannya ke Cina bersama Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Sabtu (5/6).

Selain itu, kerja sama pada sejumlah proyek infratruktur vital dan kemaritiman juga disepakati untuk ditingkatkan.

Erick menegaskan kerja sama ini menempatkan narasi keberpihakan terhadap perekonomian rakyat. Kerja sama juga dengan memperhatikan kepentingan nasional yang strategis.

Proyek akan melibatkan BUMN yang akan menjadi motor pembangunan di sejumlah wilayah di Nusantara. “Tak hanya di pulau Jawa, melainkan pula pembangunan strategis di wilayah Timur Indonesia,” tambahnya.

“Sebagai misi untuk mempertegas kedaulatan maritim dan perikanan, Indonesia akan membangun pelabuhan perikanan di Ambon sebagai bagian untuk menyukseskan program lumbung ikan nasional,” ujar Erick.

Sementara itu, Menko Luhut juga menjelaskan agenda pertemuan ini bentuk komitmen kedua negara untuk mempererat kerja sama dalam merespon tantangan global.

Kedua negara sepakat dalam membangun kerja sama yang saling menguntungkan yang terkait dengan BUMN, keuangan, investasi, kesehatan dan kemaritiman.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com