FOKUS

Ciri dan Gejala Andropause “Menopausenya” Pria, Begini Cara Menghadapinya

JAKARTA (tandaseru) – Ternyata seorang pria juga mengalami yang namanya “menopause”. Menurunnya hormon testoteron pada pria yang disebabkan pertambahan usia disebut andropause. Ciri dan gejala andropause biasanya muncul di usia kepala empat atau lima.

Namun ada perbedaan antara menopause pada wanita dan adropause pada pria. Menurunnya kadar hormon serta waktu ovulasi yang telah berakhir pada wanita biasanya terjadi dalam waktu singkat.

Jika wanita mengalami hal demikian dalam relatif waktu yang singkat, lain halnya dengan pria yang bisa mengalami selama bertahun-tahun dengan konsekuensi yang tidak diketahui.

Ciri dan gejala andropause hingga cara menghadapinya?

Gejala andropause disebut TDS (testosteron deficiency syndrome)

Banyak gejala yang akan dirasakan oleh seorang pria yang  telah mengalami andropause, diantaramya adalah mengalami impotensi, libido menurun, rambut mengalami kerontokan, dan melemahnya daya ingat.

Selain itu, akan lebih mudah lelah, emosi yang  tidak stabil, depresi, saat malam berkeringat lebih banyak serta mengalami insomnia dan puting payudara mengalami pembesaran akibat bertambahnya usia.

Bagaimana menyikapinya?

Seorang wanita yang mengalami menopause bisa mengikuti terapi sulih hormon esterogen atau ERT yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pascamenopause.

Seorang pria yang telah mengalami andropause juga menjalani terapi sulih hormon testosteron atau TRT.

Namun perlu Anda ketahui, jika beberapa dokter masih melarang kedua jenis terapi ini karena dianggap bisa memicu kanker prostrat dan stroke.

Apa yang harus dilakukan?

Jika pasangan Anda mulai menunjukan tanda-tanda andropause, maka Anda sebagai pasangan harus mendukung sepenuhnya karena disaat-saat seperti ini biasanya pria akan menjadi lebih sensitif dan mudah tersinggung.

Mengatur pola hidup sehat, makan minum teratur dengan gizi yang seimbang, perbanyak minum air putih, mulailah untuk megurangi atau berhenti merokok, serta rutin berjalan kaki terutama di pagi hari minimal 30 menit setiap harinya.

Baik menopause maupun andropause tidak bisa dicegah dan hal ini terjadi secara wajar. Maka dari itu, kata kunci dalam menghadapi keduanya adalah ikhlas dan sabar. Dengan begitu, Anda lebih mudah dalam menghadapinya.

Jika Anda mengalami salah satu ciri dan gejala andropause, maka sebaiknya segera periksakan diri untuk mendapat penanganan dan  pelatihan untuk memperbaiki ketidakseimbangan hormon tersebut.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait