FOKUS

Curi Data Pribadi, Bisa Kena Sanksi Hukuman Penjara 10 Tahun!

Tandaseru – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terus menggodok RUU PDP. Sanksi pidana hukuman penjara 10 Tahun akan dijatuhkan untuk pelaku pencurian data pribadi.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengaku bahwa ia telah menandatangani draft RUU Perlindungan Data Pribadi (PDP) yang telah berada di Kementerian Sekretariat Negara (Setneg).

“Draft dan rancangannya itu yang mengoordinasikan Setneg. Saya sih maunya cepat,” ujapnya di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Sementara di kesempatan yang berbeda, Direktur Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan, akan ada pertemuan lebih lanjut untuk membahas pasal terkait pidana.

“PDP nanti akan ada pertemuan lagi. Masih membahas masalah pidana. Pidana ini akan dievaluasi lahi, dalam waktu dekat,” ujar Samuel kepada awak media di Museum Nasional, Jakarta, Senin (12/8).

Terkait sanksi pidana pencurian data pribadi akan dikenakan setidaknya 10 tahun hukuman penjara. Namun Kominfo belum menyebutkan pasti berapa jumlah denda yang akan dikenakan.

Samuel juga menjelaskan persoalan kebocoran data pribadi akan menyasar pelaku individu, bukan instansi tempat kerja.

“Nanti yang kena, apa harus satu kantor yang kena hukum? kan ini yang lagi dibahas, apakah institusinya dikenakan denda? Orangnya yang melakukan dikenakan pidananya yang lagi dibahas,” tambahnya.

Mengingat masa kerja DPR RI periode 2014-2019 akan berakhir Oktober ini, anggota Komisi I DPR RI, Jerry Sambuaga menyatakan mungkin pembahasan RUU PDP terancam tidak selesai dibahas tahun ini.

Lebih lanjut, dia menghimbau agar masyarakat terus mendorong anggota Komisi I DPR RI periode 2019-2024 untuk membahas RUU Perlindungan Data Pribadi dan Ketahanan Siber.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait