FOKUS

Dalam 2 Minggu, Polres Gunungkidul Gulung Sejumlah Pengguna dan Pengedar Obat Terlarang

GUNUNGKIDUL (tandaseru) –Jajaran Satresnarkoba Polres Gunungkidul dalam waktu dua minggu berhasil menggulung sejumlah pengguna dan pengedar obat-obatan terlarang.

Para pelaku dicokok polisi dari beberapa tempat yang berbeda di wilayah hukum Polres Gunungkidul.

Kasubaghumas Polres Gunungkidul, Iptu Enny Nurwidhiastuti dalam rilisnya mengungkapkan, Satresnarkoba Polres Gununungkidul berhasil mengamankan beberapa orang di tempat yang berbeda lantaran penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Di Selang, Wonosari, pada Kamis (17/7)sekira 01.30 Wib anggota SatResnarkoba berhasil mengamankan DDS, di rumahnya yang beralamat Selang, Wonosari karena penyalahgunaan obat berbahaya.

Petugas langsung melakukan penggeledahan dan interogasi, anggota menemukan 1 (satu) klip plastik kecil berisi pil warna kuning sebanyak 11 butir yang di simpan DDS disaku celana sebelah kanan. DDS mengaku membeli pil tersebut dari RES di Tawarsari, Wonosari, Gunungkidul.

Kemudian pada Selasa, (28/7) 28 Juli 2020 sekira pukul 10.00 WIB anggota Sat Resnarkoba Polres Gunungkidul juga mengamankan 2 orang yakni GAP dan AGL.

Dari tangan kedua pelaku petugas berhasil menemukan 895 (delapan ratus Sembilan puluh lima) butir pil warna Kuning dengan logo “DMP” atau Dextro.

GAP dan mengakui sebelumnya telah menjual puluhan butir pil tersebut kepada SGT,  IS, WY, AZ. GAP yang beralamat di Kemorosari, Wonosari, Gunungkidul, beserta barang bukti yang ditemukan dibawa ke Polres Gunungkidul, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

TKP yang lain, lanjut Enny, pada Sabtu (25/7) pukul 23.30 Wib anggota Sat Resnarkoba menggulung 4 orang sedang berkumpul yakni BB, SF, FA dan DPS.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait