FOKUS

Demi Perluas Permukiman Ilegal, Israel Tembaki Penduduk Palestina

TEPI BARAT (Tandaseru) – Militer Israel dikabarkan menembaki penduduk Palestina dan meratakan tanah warga Palestina yang dirampas di dekat desa Jalud, selatan Nablus, Jumat (25/9).

Aksi tersebut dilakukan Israel untuk memperluas permukiman warga Israel.

Pejabat Palestina di Tepi Barat Ghassan Daghlas menyatakan sejumlah buldoser Israel tampak meninggalkan jejak di tanah milik warga desa Jalud.

Dilansir kantor berita Wafa, Israel tampak hendak memperluas pemukiman ilegal Shvut Rachel.

“Ini dilakukan sehari setelah pasukan dan warga pemukiman Israel mencegah warga desa dari mendapatkan kembali tanah mereka dan membangun jalan agrikultur,” kata Daghlas.

Awal tahun ini, proyek untuk 204 rumah dalam perluasan pemukiman Shvut Rachel sudah memasuki tahap perencanaan awal.

Lembaga swadaya Israel, Peace Now, memprotes kebijakan yang disetujui perdana menteri Israel itu tanpa mandat pada pertengahan kampanye pemilu ketiga dalam satu tahun.

“Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tanpa otoritas dan tanpa akuntabilitas, memperluas dan membangun lebih banyak di pemukiman Tepi Barat yang semakin mempersulit Israel mencapai kesepakatan politik dengan Palestina,” papar pernyataan Peace Now.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait