FOKUS

Demo Berjalan Damai, Kapolresta Malang Kota dan Dandim 0833 Acungkan Jempol

MALANG (tandaseru) – Kapolresta Malang Kota dan Dandim 0833 Kota Malang, memberikan apresiasi pada peserta demo susulan yang dilakukan mahasiswa dan beberapa elemen masyarakat, di depan gedung DPRD Kota Malang yang berakhir dengan damai dan kondusif, Selasa (20/10).

Massa demo yang tidak lebih dari 1000 orang tersebut tampak berjalan dengan bergandengan tangan dan mendapat pengawalan ketat dari pihak aparat. Sebelumnya massa juga berhenti di jalan Rajabali dan baru melanjutkan perjalanan menuju dan tiba di depan gedung DPRD Kota Malang sekitar pukul 15.30 Wib

Saat tiba di gedung DPRD Kota Malang, massa peserta demo itupun melanjutkan orasinya, dan aksi mereka pun semuanya berjalan dengan tertib tanpa ada provokasi dari pihak manapun.

Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata dan Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona mengucapkan apresiasinya atas demo hari ini yang berlangsung kondusif.

“Saya apresiasi teman-teman buruh, mahasiswa dan elemen yang turun hari ini. Mereka sangat tertib sehingga kita betul-betul nyaman sampai akhir aksi mereka melambaikan tangan dengan kita,” ujarnya.

Hingga demo tersebut berakhir, massa pun membubarkan diri dengan tertib dan damai sembari melambaikan tangan dan mengucapkan terima kasih. “Terima kasih… Terima kasih Bapak Polisi…” seru mereka.

Melihat hal tersebut Kapolresta Malang Kota dan Dandim 0833 Kota Malang pun juga membalas melambaikan tangan serta mengacungkan jempol kepada pendemo.

Berlangsungnya demo damai dan tidak ada kericuhan itu, juga tidak lepas dari turut sertanya Ormas Malang Bersatu. Mereka turun dengan tujuan mengimbau agar pendemo tidak anarkis dan merusak seperti yang telah terjadi saat demo di depan gedung DPRD pada 8 Oktober 2020 lalu.

Ormas Malang Bersatu (OMB) itu terdiri dari perwakilan dari Malang Mbois, Perwakilan Aremania, Asosiasi Petinju Indonesia (API) dan lainnya ikut berorasi mengajak agar pendemo dan semua elemen masyarakat ikut “Jogo Malang” agar terhindar dari hal-hal yang justru akan merusak ketentraman serta kondusifitas Kota Malang yang cinta damai.

“Kita semua juga adalah dulur (saudara), ayo bersama-sama Jogo Malang dan jangan anarkis,” imbau perwakilan dari Ormas Malang Bersatu saat berorasi.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait