FOKUS

Di Sidang Umum PBB, Giliran Aljazair Serukan Kemerdekaan Palestina

WASHINGTON (Tandaseru) – Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune buka suara untuk mendukung hak kemerdekaan Palestina dalam pidatonya untuk Sidang Majelis Umum PBB ke-75 pada Rabu (23/9).

Tebboune mengatakan hak rakyat Palestina membentuk negara dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya merupakan sesuatu yang tak dapat ditawar.

“Perjuangan Palestina tetap menjadi tujuan suci bagi Aljazair dan rakyatnya,” kata Tebboune, dikutip laman Anadolu Agency, Kamis (23/9).

Tebboune pun mengingatkan, hak rakyat Palestina mendirikan negara berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya tak dapat dicabut. Selain Tebboune, terdapat beberapa pemimpin negara lainnya yang turut menyuarakan isu Palestina dalam pidatonya untuk Sidang Majelis Umum PBB ke-75.

Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, misalnya, mempertanyakan kredibilitas internasional karena tidak dapat mengambil tindakan efektif untuk menghadapi sikap keras kepala Israel dan pendudukannya yang berlanjut atas tanah Palestina serta Arab. Menurut dia PBB pun telah gagal menegakkan resolusi terkait masalah tersebut.

“Komunitas internasional bersiaga, tidak dapat mengambil tindakan efektif apa pun untuk menghadapi sikap keras kepala Israel, pendudukan terus-menerus atas tanah Palestina dan Arab, pemberlakuan pengepungan yang mencekik di Jalur Gaza, (dan) kebijakan permukiman yang meluas,” kata Sheikh Tamim dalam pidatonya yang diputar melalui video di sidang Majelis Umum PBB ke-75, dikutip laman Aljazirah, Selasa (22/9).

Dia menyebut Israel telah melakukan pelanggaran mencolok terhadap resolusi internasional dan solusi dua negara yang disepakati komunitas global.

“Perdamaian hanya dapat dicapai jika Israel berkomitmen penuh pada kerangka acuan dan resolusi internasional yang diterima oleh negara-negara Arab dan yang menjadi dasar dari Inisiatif Perdamaian Arab,” ucapnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait