FOKUS

Dianggap Hina Masyarakat Minang, PPMM Laporkan Puan Maharani ke Bareskrim Polri

JAKARTA (tandaseru) – Persatuan Pemuda Mahasiswa Minang (PPMM) melaporkan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani terkait ucapannya yang dianggap menghina masyarakat suku Minang ke Bareskrim Polri pada Kamis (4/9).

Dari pantauan Tandaseru.id, romobongan pelapor datang ke Bareskrim Polri dengan menggunakan baju seragam berwarna hitam dengan tulisan Sumatera Barat PDI-P (Provinsi Daerah Istimewa Pancasila).

“Hari ini pada hari Jumat 4 September melaporkan saudari Puan Maharani yang mana dia Ketua DPR RI pada kesempatan yang lampau telah menghina masyarakat Sumatera Barat,” kata Ketua PPMM, David kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (4/9).

Dalam proses pembuatan laporan itu, pihaknya membawa sejumlah barang bukti. Barang bukti itu berupa rekaman video saat Puan menyampaikan kata-kata yang menyinggung PPMM.

“Kita ada flashdisk yang mana rekaman dari suara Bu Puan di menit-menit tiga menit, kita bawa suara dari Youtube, yang kedua screen shot media online terkait perkataanya kalimat semoga itu dan beberapa lampiran lampiran lainnya,” ungkap David.

Lebih jauh David mengatakan ada beberapa pasal yang hendak dia sertakan dalam laporan itu. Pasal itu berkaitan dengan pencemaran nama baik.

“Kita sudah mereview pasal-pasal yang akan kita (sangkakan, diantaranya pasal) 310, 311, 27 ayat 3 UU ITE dan pasal 14,15 KUHP nomor 1 tahun 1946. Itu yang akan kita ajukan ke Bareskrim terkait laporan ini,” kata David.

Saat ini, David didampingi rombongannya sedang memproses laporan polisi terhadap Puan. Belum diketahui apakah laporan polisi itu diterima atau tidak.

Puan sebelumnya mengumumkan rekomendasi partai untuk pemilihan gubernur Sumatera Barat dari rumah Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.

PDI-P mengusung kader Partai Demokrat Mulyadi sebagai calon gubernur Sumatera Barat. Mulyadi akan berpasangan dengan Ali Mukhni yang kini menjabat bupati Padang Pariaman.

Dalam kesempatan itu, Puan lantas menyampaikan harapannya agar Provinsi Sumatera Barat dapat menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila.

“Semoga Sumatera Barat bisa menjadi provinsi yang memang mendukung negara Pancasila, bismillahirrohmanirrohim. Merdeka,” kata Puan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto menjelaskan maksud pernyataan Puan yang berharap Sumbar mendukung negara Pancasila.

Dia berdalih jika pernyataan Puan itu secara umum ditujukan kepada 42 pasangan calon yang diumumkan PDI Perjuangan pada gelombang V pada Rabu (2/9/2020).

“Yang dimaksudkan mbak Puan dan sebagaimana seluruh kader partai mengingatkan bagaimana Pancasila dibumikan tidak hanya di Sumatera Barat, tetapi di Jawa Timur, di seluruh wilayah Republik Indonesia, Pancasila harus dibumikan, Ibu Mega begitu kagum dengan Sumbar, demikian juga Mbak Puan,” kata Hasto.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait