FOKUS

Dikritik Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid, Ini Kata Erdogan

ANKARA (Tandaseru) – Presiden Turki, Reccep Tayyip Erdogan merespons kritik atas status Hagia Sophia menjadi masjid. Dia menegaskan hal itu adalah masalah internal Turki.

Dia mendesak negara-negara lain untuk menghormati keputusan akhir negaranya.

“Ini urusan internal kami,” kata Erdogan dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (13/7).

Erdogan menekankan bahwa negara-negara lain harus menghormati keputusan Turki. Dia menyebut, perubahan status dari masjid ke museum pada tahun 1934 adalah keputusan yang menyakitkan bagi Turki.

Dia menolak kritik atas perubahan kembali status Hagia Sophia, baik dari dalam dan luar negeri atas keputusan tersebut, dengan mengatakan kritik tidak memiliki nilai di pengadilan.

Sebelumnya, kepala Gereja Ortodoks Yunani, Uskup Agung Ieronymos Erdogan menggunakan agama sebagai sarana untuk mencapai tujuan geopolitiknya dengan mengubah Hagia Sophia di Istanbul menjadi masjid.

“Transformasi agama menjadi instrumen untuk mencapai tujuan partai, geopolitik, dan geostrategis hanya mencirikan orang yang menggunakannya untuk melakukannya. Provokasi dan penghinaan berlaku tidak hanya untuk Gereja Ortodoks dan Kekristenan tetapi juga untuk semua umat manusia yang beradab, setiap makhluk hidup, terlepas dari agama,” ujarnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait