FOKUS

Dishub DKI Sebut Ojol Sudah Kantongi STRP saat PPKM Darurat

JAKARTA (tandaseru.id) – Dishub DKI Jakarta menyebut seluruh pengemudi transportasi online alias ojek online (ojol) telah mengantongi Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

“Saya sampaikan bahwa untuk seluruh ojol, apakah itu mereka dari perusahaan atau aplikasi Grab, dari perusahaan aplikasi Gojek, maupun perusahaan aplikasi Maksim dan sebagian dari Shopee dan seluruhnya sudah mendapatkan STRP,” kata Syafrin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (14/7).

Syafrin tak merinci lebih lanjut jumlah STPR yang dikeluarkan bagi seluruh pengemudi transportasi daring yang beroperasi di wilayah DKI tersebut.

Diketahui, STRP merupakan salah satu syarat pekerja di sektor esensial dan kritikal agar dapat masuk ke Jakarta selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Syarat ini dibuat untuk menekan mobilitas warga selama PPKM Darurat berlaku.

Dalam ketentuannya, perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor esensial dan kritikal harus membuat pengajuan untuk para karyawannya. Perusahaan dapat mengajukan

“Jadi sebagaimana kita ketahui, Instruksi Gubernur nomor 44 Tahun 2021, seluruh pekerja esensial dan kritikal itu wajib melakukan registrasi dan kemudian mendapatkan Surat Tanda Registrasi Pekerja,” ujar Syafrin.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi (DPMPTSPT) DKI Jakarta per hari ini total sudah ada 1.206.098 permohonan STRP untuk Pekerja yang diajukan secara kolektif oleh perusahaan.

Dari jumlah total itu sebanyak 794.476 STRP Pekerja telah diterbitkan; 408.685 permohonan STRP ditolak; dan 2.937 permohonan STRP untuk Pekerja masih dalam proses.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com