FOKUS

Dit Reskrimum Polda Kepri Tangkap Pelaku Perdagangan Orang, Ini Kronologinya

BATAM (tandaseru) – Subdit IV Dit Reskrimum Polda Kepri mengamankan MR , seorang yang diduga telah melakukan tindak pidana perdagangan orang pada Sabtu (1/8) dengan modus membuka lowongan kerja.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt didampingi Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, Sabtu (1/8).

Kabid Humas Polda Kepri mengatakan kronologi berawal pada pertengahan Juli 2020 korban VS yang berada di Kota Tanjungpinang, mencari pekerjaan di media sosial Facebook dengan akun “LOWONGAN KERJA BATAM”.

Di akun tersebut korban menemukan adanya lowongan kerja sebagai penari, penyanyi buat acara nikahan, festival, imlek, dan acara Agustusan. Korban menghubungi nomor hp yang tertera pada postingan tersebut dengan atas nama MR.

“Setelah korban berkomunikasi dengan tersangka MR, didapati pekerjaan tersebut digaji sebesar Rp4.000.000/bulan. Senin 13 Juli 2020 korban berangkat menuju Kota Batam dan tinggal di rumah keluarga nya di kawasan Perumahan Cendana, Kota Batam selama beberapa hari,” ujarnya.

Kemudian Sabtu (25/7) korban bertemu dengan Saudari Ulfa (saksi) dan MR untuk membicarakan tentang pekerjaan tersebut. Hari itu juga korban dibawa MR untuk menuju ke Pulau Air Saga, Kecamatan Galang, Kota Batam,” jelas Kombes Pol Harry Goldenhardt.

Diungkapkan, setelah tiba di Pulau Air Saga sekira pukul 18.00 Wib korban langsung mulai bekerja sebagai penari pada pukul 20.00 sampai dengan pukul 01.30 Wib dan tinggal di Pulau tersebut bersama MR.

Setelah korban bekerja selama tiga hari di Pulau Air Saga, korban merasa pekerjaan yang dijalankannya tidak sesuai dengan ditawarkan sebelumnya, berkeinginan untuk berhenti bekerja.

Namun korban takut karena telah terikat kontrak dan diancam jika berhenti bekerja harus mengganti semua biaya yang telah dikeluarkan MR dan jika melarikan diri akan dicari. Korban sempat juga dipindahkan bekerja di Pulau Moan.

“Ketika korban berada di Batam bersama dengan MR dengan rasa ketakutannya sekira jam 12.30 korban melarikan diri saat sedang makan bersama dengan MR di perumahan daerah Tembesi Kecamatan Sagulung, Kota Batam,” katanya.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, Jumat (31/7)  Tim Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana yang terjadi dan berhasil mengamankan tersangka dan lima orang saksi dan satu orang korban di Pom bensin Tembesi, Sagulung, Kota Batam

Tersangka, korban dan saksi dibawa ke Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Modus operandi yang dilakukan oleh tersangka adalah merekrut korban dari daerah asalnya melalui media sosial facebook dengan akun “LOWONGAN KERJA BATAM.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait