FOKUS

Ditahan soal Ujaran Kebencian, Ustaz Maaher Berupaya Tempuh Jalur Damai

JAKARTA (tandaseru) – Ustaz Maaher At-Thuwalibi alias Soni Ernata tengah mencoba upaya damai dengan pihak pelapor yakni Waluyo Wasis Nugroho soal kasus penghinaan atau ujaran kebencian terhadap kiai sepuh Nahdlatul Ulama, Habib Luthfi bin Yahya sebelum menempuh jalur Pra Peradilan.

Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum Maaher, Djudju Purwantoro. Menurut Djudju, gugutan praperadilan atas penetapan tersangka terhadap Maaher bisa saja dilakukan, namun pihaknya akan terlebih dahulu mengupayakan perdamaian.

“Itu sebagai salah satu hak tersangka, bisa saja kita lakukan (praperadilan). Tapi yang terpenting kalo bisa dilakukan perdamaian alternate dispute solution dengan pihak pelapor itu justru lebih baik,” kata Djudju saat dihubungi, Jumat (4/12).

Terlebih, Djudju berdalih bahwasannya kicauan Maaher di akun Twitter @ustadzmaaher_ tidak lah bermaksud menghina secara langsung kepada Habib Luthfi.

“Komentar (kicauan) beliau tersebut adalah ditujukan untuk menjawab atau merespons kepada salah satu netizen,” katanya.

Sebelumnya, pada 27 November 2020 lalu, Waluyo Wasis Nugroho melaporkan Maaher ke Bareskrim Polri. Maaher dilaporkan lantaran dianggap telah melakukan penghinaan, yakni mengunggah foto Habib Luthfi dengan balutan sorban dan menyebutnya ‘cantik pakai jilbab’.

Atas laporan itu, pada Kamis (3/12) sekira pukul 04.00 WIB, akhirnya Maaher pun ditangkap oleh tim siber Bareskrim Polri. Penangkapan tersebut disaksikan langsung oleh istrinya.

Selain menangkap Maaher, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti dari kediamannya. Beberapa bukti yang diamankan di antaranya handphone dan tablet.

Kekinian penyidik pun telah menahan Maaher di Rutan Bareskrim Polri. Dia dipersangkakan dengan Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Ancaman pidana penjara enam tahun dan atau denda paling tinggi Rp1 miliar,” pungkas Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com