FOKUS

Divonis 8 Tahun Penjara, Mantan Ketua DPRD Tulungangung Banding

SIDOARJO (tandaseru) – Setelah melewati proses persidangan panjang di Pengadilan Tipikor Surabaya, kasus suap dan gratifikasi yang melibatkan mantan Ketua DPRD Tulungangung Supriyono akhirnya diputus hakim.

Majelis Hakim yang dipimpin oleh Izbulloh Idris memutus terdakwa dengan vonis 8 tahun penjara, denda Rp500 juta serta subsider 6 bulan kurungan. Mendengar amar putusan yang dibacakan hakim, Supriyono hanya menundukkan kepala.

“Terdakwa terbukti dalam dakwaanya terkait suap yang diterima terdakwa dan terdakwa juga dicabut hak politiknya selama 4 tahun, terhitung dari putusan di bacakan. Selain itu terdakwa harus membayar uang pengganti sebesar Rp4,850 miliar, selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Jika tidak membayar harta bendanya disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut,” kata Ketua Majelis Hakim, Selasa (4/8).

Majelis hakim menilai perbuatan terdakwa terbukti melanggar sebagaimana diatur dalam pasal 12 huruf a Undang-Undang tengang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Majelis berpendapat, perbuatan terdakwa Supriyono terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 12 B UU Pemberantasan Tipikor, juncto pasal 65 ayat 1 KUHP.

Meski putusan yang dijatuhkan sama dengan tuntutan, tetapi JPU KPK pikir-pikir atas putusan tersebut. Sedangkan, terdakwa melalui penasehat hukumnya menyatakan banding. “Kami nyatakan banding,” kata Anwar Koto, selaku penasehat hukum terdakwa.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait