FOKUS

Dorong Masyarakat Berolahraga, Kemenpora Usung 3 Tema Besar Haornas 2020

JAKARTA (tandaseru) – Talkshow Nasional Is Me Goes to Campus kembali digelar secara live di Persada dan Heartline 100.6 FM Karawaci dengan mengangkat tema Kunci Dasar Pemimpin Ada dalam Jiwa yang Sehat, Senin (14/09).

Talkshow kali ini menghadirkan narasumber utama Menteri Pemuda dan Olahraga Dr. H. Zainudin Amali, M.Si, dipandu oleh duo host Frans Nikolas dan Yohana Elizabeth. Talkshow ini digagas oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, bekerja sama dengan Yayasan Bentang Merah Putih, komunitas Nasionalisme Radikal (NAKAL), dan tandaseru.id

Dalam diskusi tersebut, Menpora menjelaskan mengenai Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang jatuh pada 9 September lalu, yang mengusung tiga tema besar yaitu sport science, sport tourism, dan sport Industry.

“Dari ketiga tema  ini tujuanya ialah mendorong masyarakat agar gemar berolahrga demi meningkatkan kebugaran masyarakat, meningkatkan prestasi dan membangkitkan ekonomi nasional,” ujar Menpora.

Sport science akan bermanfaat untuk meningkatkan olahraga Indonesia. Olahraga didampingi sport science akan jadi lebih terukur sehingga semua hal dapat dipersiapkan dengan baik. Dengan science, seorang Atlet dapat mencapai kemampuan maksimalnya. Menurut Menpora pihaknya telah bekerjasama dengan perguruan tinggi di Indonesia.

Lalu, untuk sport tourism berkaitan dengan peningkatan pemasukan negara melalui devisa yang berasal olahraga dalam negeri.Kondisi alam Indonesia, baik daratan, lautan, pegunungan, dan cuaca, dinilai sangat mendukung untuk menjadikan wisata olahraga atau Sport Tourism.

”Kegiatan-kegiatan, seperti Tour de Singkarak dan Tour de Ijen, selain itu Borobudur Marathon dan triathlon juga sudah mendatangkan turis di Indonesia. Ini harus lebih kita kembangkan, apalagi tahun depan, kita akan menjadi tuan rumah MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat,” lanjut Menpora.

Kemudian untuk Sport Industry, saat ini kegiatan olahraga tidak bisa dipisahkan dengan industri, baik industri barang maupun industri jasa.

Potensi industri olahraga di Indonesia cukup besar, tapi kita belum memanfaatkannya secara optimal. Berbagai kebutuhan peralatan olahraga masih banyak yang harus didatangkan dari luar negeri,” tambah Zainudin.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait