FOKUS

DPR Minta Dua Paslon Hormati Keputusan Bersama KPU

Tandaseru – Komisi II DPR meminta kedua kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden (paslon) untuk saling menghormati tugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu.

Keputusan bersama antara KPU dan kedua tim pemenangan paslon, diminta baiknya dihormati oleh semua pihak dan tidak perlu diperdebatkan lagi.

“KPU kan sebagai penyelenggara, mereka punya kewenangan menyelenggarakan sesuai dengan Undang-Undang. Nah kalo ada yang disepakati bahwa itu hanya untuk konsusmsi dalam rapat tentu semua peserta rapat harus menjaga itu menjadi hal yang tertutup untuk di konsumsi okeh peserta rapat saja,” kata Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/1).

Bagaimana pun, kata dia, kesepakatan yang telah dibuat bersama menjadi cara untuk semua pihak saling mengikatkan diri. Jika memang kesepakatan rapatnya tertutup maka jangan dibuka ke publik.

“Kalau terbuka ya boleh disebarkan kalau tertutup berarti hanya antara penyelenggara dan peserta yang diundang yakni tim paslon masing-masing,” ujarnya.

Adapun pemaparan visi misi yang tidak difasilitasi, Amali melihat, tidak ada hal yang dilanggar oleh KPU. KPU menjalankan apa yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) maupun Peraturan KPU (PKPU).

“Sepanjang itu tidak mereka mungkin punya pertimbangan. Kan kita berikan lah kepada para komisioner bekerja sekarang untuk melakukan kerja mereka,” kata politikus Partai Golkar tersebut.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait