FOKUS

Dua Hari PSBB Ketat, Kapolda Metro: Denda Pelanggar Terkumpul Mencapai Rp88,6 Juta

JAKARTA (tandaseru) – Satuan Tugas (Satgas) gabungan telah melaksanakan penindakan pada operasi yustisi dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat yang dimulai sejak Senin (14/9).

Selama dua hari penindakan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengungkapkan total denda yang sudah terkumpul dari para pelanggar aturan protokol kesehatan yakni mencapai Rp88,6 juta.

“Nilai denda baik dari Pemprov DKI, TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan, jadi nilai denda sebesar Rp88.650.500 selama dua hari ini,” kata Nana di Terminal Grogol, Jakarta Barat, Rabu (16/9).

Denda itu, disebut Nana, diperoleh dari para pelanggar aturan protokol kesehatan. Untuk total keseluruhan jumlah pelanggar itu, Nana menyebut sudah sebanyak 9.734 pelanggar di dua hari pelaksanaan operasi yustisi.

“Jadi tanggal 14 dan 15 untuk teguran sebanyak 2.971, kemudian sanksi sosial sebanyak 6.279 orang dan kemudian sanksi denda sebanyak 484 orang,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI mencabut kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Bersakal Besar (PSBB) masa transisi mejadi PSBB total sebagai langkah rem darurat terkait penanggulangan pandemi virus corona (Covid-19).

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan sejumlah faktor yakni ketersediaan tempat tidur rumah sakit yang hampir penuh dan tingkat kematian yang tinggi.

Dengan penerapan PSBB ini, berbagai aktivitas dipastikan akan kembali dibatasi yakni aktivitas perkantoran, usaha, transportasi, hingga fasilitas umum.

Dalam hal ini, TNI-Polri bersama Pemprov DKI, Kejaksaan dan Pengadilan sudah membetuk satuan tugas (satgas) gabungan dengan 6.800 personel diterjunkan untuk mendisiplinkan masyarakat akan aturan protokol kesehatan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait