FOKUS

Dua Jenderal Jadi Tersangka Kasus Suap Djoko Tjandra, Polisi Sita 20.000 Dolar

JAKARTA (tandaseru) – Penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prastijo Utomo dalam kasus penerima suap dari terpidana Djoko Tjandra soal hilangnya red notice. Dalam hal ini, polisi sita uang sebesar 20.000 USD.

“Ada barang bukti uang 20.000 USD,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono di Mabes Polri, Sabtu (15/8)

Selain uang tunai, Bareskrim Polri juga menyita barang bukti lainya. Barang bukti itu antara lain dokumen-dokumen dan kamera CCTV.

“Surat, hp, leptop, CCTV yang kita jadikan barang bukti,” ungkap Argo.

Seperti diketahui kasus hilangnya nama Djoko Tjandra dalam red notice memasuki babak baru. Bareskrim Polri sudah menetapkan dua jenderal sebagai tersangka karena diduga menerima upeti tau janji dari Djoko Tjandra.

Dua jenderal polisi itu antara lain eks Kadiv Hubinter Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan eks Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo. Kedua jenderal itu juga sudah dicopot oleh Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dari jabatanya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait