FOKUS

Eks ART Nirina Zubir Diperiksa Polisi soal Laporan Penyekapan Hari Ini

JAKARTA (tandaseru.id) – Eks asisten rumah tangga sekaligus tersangka kasus mafia tanah artis Nirina Zubir, Riri Khasmita hari ini akan diperiksa terkait laporan yang dia buat soal dugaan penyekapan oleh kakak Nirina Zubir.

“Langkah awal kita klarifikasi pelapor dulu. Rencana besok ya tapi kita masih koordinasi dengan penyidik Polda,” ujar Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKP Avrilendy saat dihubungi, Kamis (26/11).

Menurut Avrilendy, pihaknya kini tengah berkoordinasi terkait teknis pemeriksaan kepada Riri Khasmita. Dia menyebut ada dua opsi dalam tindakan pemeriksaan itu.

Opsi pertama penyidik Polres Metro Jakarta Barat datang langsung ke Polda Metro Jaya untuk memeriksa Riri Khasmita yang kini telah ditahan. Sementara opsi kedua membawa Riri Khasmita sementara ke Polres Metro Jakarta Barat selama proses pemeriksaan berlangsung.
“Nanti kita koordinasi dengan penyidik Polda,” ujar Avrilendy.

Sejauh ini belum ada bukti terkait dugaan penyekapan seperti yang dilaporkan pelapor. Menurut Avrilendy, saat ini pihaknya baru menerima limpahan berkas laporan dari Riri terkait laporan tersebut.

Namun, Avrilendy memastikan pihaknya akan melakukan penyelidikan secara transparan dan adil terlepas dari status tersangka yang saat ini melekat pada Riri Kashmita.

“Tetap bisa, tetap bisa (polisi lakukan penyelidikan). Walau statusnya apa berhak juga buat laporan,” katanya.

Sebelumnya, pengacara Riri Khasmita, Syakhruddin, mengatakan kliennya telah melaporkan kakak dari Nirina Zubir, Fadlan, atas dugaan tindakan penyekapan. Dia menyebut penyekapan itu telah berlangsung selama setahun terakhir.

“Melaporkan seputar penyekapan ya. Selama setahun ini tuh klien kami tidak diizinkan keluar dari rumah,” kata Syakhruddin kepada wartawan, Rabu (24/11).

Dalam laporan dugaan penyekapan ini, pelapor melaporkan kakak Nirina atas nama Fadlan. Kakak Nirina itu disebut berperan dalam menghalangi ruang gerak Riri Khasmita.

“(Terlapor) Fadlan karena dia yang membuat laporan ke Polda, kemudian inisiatif melakukan, artinya menghalang-halangi ruang gerak klien saya ya dari inisiatif itu dan keterangan-keterangan dari sekuriti yang digaji untuk menunggu di situ,” terang Syakhruddin.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com