FOKUS

Fakta dan Kronologi Seputar Ledakan Dahsyat di Libanon

BEIRUT (Tandaseru) – Sebuah ledakan sangat besar telah terjadi dii Port of Beirut Libanon, Selasa (4/8) pukul 18.02 waktu setempat.

Hingga saat ini otoritas setempat melaporkan 78 orang dinyatakan meninggal dalam insiden tersebut. Sedangkan korban luka mencapai angka 4.000 orang.

Setidaknya 400 korban luka dilarikan ke rumah sakit utama di Beirut, Hotel Dieu. Palang Merah Lebanon meminta sumbangan darah dari publik melalui akun Twitter.

Perdana Menteri Libanon Hassan Diab mengatakan ledakan di sekitar pelabuhan sibuk tersebut bersumber dari gudang penyimpanan 2.750 ton amonium nitrat yang berdaya ledak tinggi. Bahan kimia itu disimpan di gudang selama enam tahun terakhir.

Sementara itu, Kepala keamanan umum Libanon mengatakan bahan peledak tersebut merupakan barang sitaan bertahun-tahun lalu dari sebuah kapal.

Saksi kejadian, kepada CNN mengatakan pelabuhan kota dalam kondisi luluh lantak karena ledakan. Ledakan ini pun sempat terekam dalam rekaman video oleh beberapa penduduk.

“Saya mengintip melalui jendela, dan saya melihat awan debu kuning datang ke arah saya. Jalanan dipenuhi puing-puing dan pecahan kaca,” ungkapnya dikutip CNN.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait