FOKUS

70 Tahun Diresmikan, ini 4 Fakta Lambang Negara Indonesia!

JAKARTA (tandaseru) – Genap 70 tahun lambang Negara Indonesia yaitu Garuda Pancasila diresmikan. Simak fakta lambang Negara Indonesia yang mungkin belum banyak yang tahu!

Garuda Pancasila adalah lambang Negara Indonesia sejak diresmikan pada 11 Februari 1950, yaitu tepat 70 tahun pada hari ini Selasa, (11/2).

Lambang berbentuk burung Garuda dengan kepala menoleh ke sebelah kanan (dilihat dari posisi burung), perisai berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai di leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu” ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda.

Rasanya sudah tidak asing lagi, karena lambang Negara tersebut selalu dipasang di setiap ruangan kantor, sekolah dan gedung pemerintahan.

Apa sebenarnya fakta lambang Negara Indonesia?

Sempat terpilih dua desainer

Lambang Negara yang saat ini sering dilihat, ternyata dahulu bukan satu-satunya desain yang dibuat. Pasalnya, selain Sultan Hamid II yang merancang lambang Negara, ada juga Muhammad Yamin.

“Dari panitia lambang saat itu, ada dua orang yang terpilih, walau sebetulnya ada banyak, terpilih Muhammad Yamin dan Sultan Hamid II. Yamin kalah karena ada warna-warni Jepangnya gitu,” kata sejarawan Rushdy Hoesein dikutip dari CNNIndonesia.com

Namun, desai milik Sultan Hamid II yang terpilih untuk dijadikan lambang Negara. Sultan Hamid II adalah putra sulung Sultan Pontianak VI yang bernama asli Syarif Abdul Hamid Alkadrie.

Pria kelahiran Pontianak, 12 Juli 1913 ini wafat di Jakarta pada 30 Maret 1978. Garuda Pancasila rancangannya diresmikan sebagai Lambang Negara melalui Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat pada 11 Februari 1950.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait