FOKUS

FIFA Beri Sanksi Denda pada PSSI, Ini Penjelasannya

Tandaseru – FIFA memberi sanksi denda kepada PSSI sekitar Rp 427 juta karena dinilai melanggar pasal 64 dari kode disiplin FIFA terkait tunggakan gaji  sejumlah klub terhadap beberapa mantan pemain asingnya.

“Kami menghormati keputusan FIFA dan langsung berkorespondensi dengan FIFA untuk meminta pertimbangan putusan. Kami perlu mengetahui secara pasti tentang pertimbangan FIFA dalam membuat keputusan ini,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, Sabtu (21/4/2018) di Jakarta.

Dijelaskannya, enam klub dinilai masih bermasalah karena tidak mampu membayar denda dan akhirnya harus dihukum dengan pemotongan poin. PSSI sudah menjalankan hukuman dengan memotong poin dua klub Liga 1 pada tahun 2017, yakni Persegres dan Madura United.

Sementara untuk klub Liga 2 dan Liga 3, PSSI berencana mengimplementasikan hukuman pada musim 2018.

Pertimbangan PSSI kata Ratu Tisha karena skema kompetisi Liga 2 tahun lalu sangat kompleks (terdiri dari beberapa round babak yang masing-masing secara umum dilaksanakan dalam group stage) dan akan sangat mengganggu stabilitas kompetisi waktu itu.

Jadi solusinya ketiga klub tersebut akan dikurangi poinnya pada awal musim 2018 di klasemen Liga di tempat klub-klub tersebut bernaung (Persepam Madura dan Persik Kediri bermain di Liga 3 musim 2018).

“Soal implementasi pemotongan poin pada awal musim 2018, sudah kita komunikasikan ke klub dan FIFA sebagai bukti komitmen kita menjalankan putusan tersebut. Sayangnya tidak ada respons lebih lanjut dari FIFA dan dilanjutkan pembahasannya di Disciplinary Committee hingga berujung pada diberikannya sanksi denda ini,” jelas Tisha seperti dikutip dari laman resmi PSSI.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait