FOKUS

Galakan Peminjam Uang, Pria Ini Tewas Dikeroyok Saat Tagih Hutang di Tangerang

JAKARTA (tandaseru.id) – Seorang pia bernama Welly Edward (51) dikeroyok oleh lima orang saat hendak menagih hutang ke salah satu pelaku. Korban tewas akibat insiden pengeroyokan tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (9/4) sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah perusahaan bernama PT Evercront. Kala itu korban bersama rekannya bernama Suhendra (41) mendatangi pemilik PT Evercront.

“Kedua korban datang ke TKP niatnya untuk menagih hutang ke pemilik PT Evercront, tapi kemudian terjadi cekcok mulut dengan tersangka EB,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deonijiu De Fatima saat dikonfirmasi, Selasa (13/4).

Korban Welly dan tersangka EB kemudian terlibat perkelahian di halaman perusahaan. Tidak berselang lama, empat orang rekan dari tersangka datang dan melakukan pengeroyokan kepada kedua korban.

Menurut Deonijiu, dari awal perkelahian yang terjadi di halaman kantor, kedua korban kemudian dibawa ke ruang kamar mandi untuk dilakukan pengeroyokan. Dia menyebut tindakan kekerasan kepada korban berlangsung selama tiga jam.

“Perbuatan tersangka melakukan kekerasan terhadap dua korban baru selesai pukul 17.00 WIB,” ujar Deonijiu.

Mendapat laporan adanya tindakan kekerasan, polisi kemudian segera melakukan pengecekan ke lokasi. Kedua korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan.

Namun setibanya di RSU Kabupaten Tangerang, korban Welly dinyatakan meninggal dunia. Hasil autopsi disebutkan korban meninggal akibat kekerasan benda tumpul.

“Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal dunia akibat kekerasan benda tumpul di kepala sehingga menyebabkan pendarahan,” ungkap Deonijiu.

Sementara korban Suhendra masih selamat namun mengalami luka memar di bagian wajah hingga dada. Polisi pun kemudian melakukan penyelidikan terkait kasus kekerasan tersebut.

Dua hari berselang, polisi berhasil mengamankan lima orang tersangka inisial ED, EB, AD, SNM, dan MS. Kelimanya kini dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman 12 tahun penjara

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com