FOKUS

Gelar Operasi Yustisi, Polsek Sukomanunggal Gandeng Bonek dan LPMK

SURABAYA (tandaseru) – Polrestabes Surabaya bersama Polsek Jajarannya terus dan gencar melakukan operasi yustisi disiplin protokol kesehatan, sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, tidak hanya melibatkan unsur 3 Pilar, namun juga menggandeng stakeholder Polri. Seperti halnya yang dilakukan oleh Polsek Sukomanunggal, dengan terus menggandeng unsur dari masyarakat.

“Malam ini kita melakukan operasi yustisi, kali ini kami menggandeng kawan-kawan dari Bonek dan Bonita Simo Area serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Simomulyo.” ujar Kapolsek Sukomanunggal Akp Ade Christian Manapa saat memimpin Operasi Yustisi dikawasan Simo Kalangan Surabaya, Kamis (24/9) malam.

AKP Ade Christian Manapa, menjelaskan pihaknya sengaja terus menggandeng stakeholder dalam melaksanakan kegiatan penerttiban dan pendisiplinan protokol kesehatan ditengah-tengah masyarakat, terutama Bonek Bonita serta LPMK.

“Kita ajak mereka (Bonek), agar mereka juga mendapatkan kegiatan positif, saya percaya sama teman-teman Bonek dan Bonita Simo Area, mereka adalah salah satu mitra Polri yang juga seringkali membantu tugas kepolisian, terutama dimasa Pandemi Covid-19 ini.” terangnya.

Untuk diketahui, selama pandemi Covid-19 berlangsung, jajaran Polrestabes Surabaya terus mengajak Bonek Surabaya untuk menghijaukan Kota Surabaya. Terkait hal ini, Polsek Sukomanunggal mengajak Bonek Bonita Simo area untuk terlibat mengedukasi masyarakat dan juga beberapa kali terlibat dalam pembagian masker gratis untuk masyarakat dikawasan Simo Surabaya.

Kapolsek Sukomanunggal, juga menyebutkan pihaknya akan terus menggandeng masyarakat dalam pelaksanaan Operasi Yustisi dan Implementasi Inpres No.6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Jatim.

“Kita ajak masyarakat untuk bersama-sama berkegiatan bersama Polisi sosialisasi Inpres No 6 Tahun 2020, agar masyarakat juga bisa menjadi” Polisi” bagi dirinya sendiri dan juga bagi masyarakat lainnya. Intinya dari masyarakat untuk masyarakat, kita mengajak masyarakat untuk mengedukasi dirinya sendiri.” ungkapnya.

Disela-sela Operasi Yustisi yang digelar itu, Kapolsek Sukomanunggal dan semua yang terlibat juga mengucapkan terima kasih pada pengendara kendaraan bermotor yang sudah tertib menggunakan masker.

“Terima kasih…. Terima kasih… Sudah menggunakan masker dengan baik dan benar…” seru Kapolsek kepada pengendara yang melintas, sembari mengacungkan jempol.

Dari operasi yang digelar di jalan Simo Kalangan Surabaya itu, masih didapatkan 9 orang pelanggar yang tidak menggunakan masker saat berkendara. Jumlah ini sudah turun dari operasi sebelumnya. Hal ini merupakan pertanda jika tingkat kesadaran masyarakat mulai tumbuh dan peduli untuk ikut menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya.

“Jumlah pelanggar malam ini sudah jauh menurun dari sebelumnya. Untuk 9 orang tersebut kartu identitas (KTP) kami tahan, dan besok pagi kami minta ke Polsek, untuk kami bawa ke Polrestabes guna menjalani sidang.” pungkas Akp Ade Christian Manapa.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait