FOKUS

Gunakan Dana Desa Sebaik-baiknya, Mendagri: Ditransfer Bukan ke Rekening Kepala Desa

SEMARANG (tandaseru) – Kementerian Dalam Negeri menekankan agar dana desa dipergunakan sebaik-baiknya, yaitu sesuai dengan kewenangannya dikelola secara efektif, efisien, akuntabel dan transparan.

Menteri Dalam Negeri Prof H. Muhammad Tito Karnavian Ph.D mengatakan penggunaan dana desa , fokus pada sektor produktif dan diutamakan melalui program Padat Karya Tunai serta Kepala Desa harus dapat memastikan pemenuhan persyaratan untuk pencairan dan pelaporan dan pertanggungjawaban dana desa sebagaimana aturan yang berlaku.

“Kemudian bisa menggeliatkan pembanguan di desa itu sehingga masyarakatnya bergerak dan tidak berbondong-bondong lari ke kota lagi, permasalahan yang lain bagaimana meyakinkan dana desa itu betul-betul bisa dimanfaatkan sesuai dengan program kebutuhan yang ada, jangan sampai disalahgunakan,” pesannya.

Mendagri menyebutkan dana desa ditransfer langsung ke rekening desa, bukan rekening kepala desanya ya, (tapi) ke rekening desa, tujuannya apa?.

“Agar tidak ada hambatan birokrasi, memotong birokrasi, kalau lewat provinsi, kabupaten/kota panjang, potong langsung ke desa mulai tahun ini dan diserahkan.Bapak Presiden ingin agar dana itu tepat sasaran, betul-betul bisa membuat desa itu bangkit mandiri,” kata Mendagri.

Tahap 2 dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2020, diselenggarakan pada 7 Provinsi yaitu, Provinsi Papua, Sulawesi Barat, D.I. Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Jambi, Sumatera Utara dan Riau.

Sedangkan Tahap 3 dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2020, diselenggarakan di 17 Provinsi yaitu, Provinsi Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jawa Barat, Jawat Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Maluku, Bali, dan lainnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait