FOKUS

Gunung Merapi Erupsi, PVMBG: Radius 3 Km dari Puncak Dikosongkan

Tandaseru – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi tidak merekomendasikan kegiatan pendakian Gunung Merapi, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

“Di samping itu, kami imbau agar radius 3 km dari puncak dikosongkan dari aktivitas penduduk. Masyarakat yang tinggal di KRB III mohon untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi. Apabila terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan maka status aktivitas Gunung Merapi akan segara ditinjau kembali,” tandas Kepala PVMBG Kasbani. 

Pos Pengamatan Gunung Merapi di Yogyakarta, Senin (18/2) melaporkan terjadinya awan panas guguran pada pukul 07.32 dengan jarak luncur 200 meter ke arah Kali Gendol dan tinggi asap 400 meter.

Untuk itu, PVMBG merekomendasikan Pemerintah Daerah untuk mensosialisasikan kondisi Gunung Merapi saat ini kepada masyarakat dan meminta masyarakat agar tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat Pemerintah Daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat.

“Komunikasi dengan BPPTKG maupun Pos Pengamatan Gunung Merapi dapat dilakukan melalui radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz, melalui website www.merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana No.15 Yogyakarta, dengan nomor telepon (0274) 514180-514192,” pungkas Kasbani

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait