FOKUS

Guru Ngaji Cabul di Jakut Iming-Imingi Uang dan Baju untuk Muridnya Agar Nafsu Terlampiaskan

JAKARTA (tandaseru.id) – Guru ngaji yang mencabuli lima anak muridnya di salah satu Yayasan di Jakarta Utara bernama Heru Suciyanto mengimi-imingi sejumlah uang dan baju agar bisa melampiaskan nafsu bejatnya.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan aksi bejat pelaku berlangsung sejak Maret 2021.

“Antara sekitar bulan Maret 2021 sampai sekarang,” kata Guruh dalam keterangannya, Kamis (10/6).

HS melakukan pencabulan di tempat kerjanya setelah selesai mengajar ngaji. Korban diimingi hadiah agar kelakuannya tidak diketahui orang lain.

“Pelaku selalu berkata kepada korban-korbannya jangan bilang siapa-siapa. Dan untuk membujuknya pelaku ini juga memberikan uang dan juga membelikan baju-baju baru kepada para korbannya ini. Selain itu juga memberikan uang dengan jumlah bervariasi antara Rp 5 ribu sampai dengan Rp 20 ribu perorang,” kata Guruh.

Aksi bejatnya akhirnya terkuak saat seorang korbannya menceritakan apa yang diamai kepada orang tuanya. HS akhirnya dilapirkan ke polisi.

Pria yang mengajar di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara itu sempat berusaha kabur saat tahu dilaporkan. Namun, akhirnya berhasil ditangkap pada Senin (7/6) malam.

Hasil penyelidikan diketahui ada 5 anak yang menjadi korban HS. Mereka dicabuli 2-4 kali oleh pria itu.

Polisi telah menetapkan HS sebagai tersangka dan menahannya. Ia dijerat dengan UU Perlindungan Anak.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com