FOKUS

Gus Haris dan Kapolres Probolinggo, Bongkar Falsafah Kopi di Muktamar Kopi Nasional

PROBOLINGGO (tandaseru) – Pengunjung dan penikmat kopi yang hadir pada Muktamar Kopi Nusantara di Ponpes Zainul Hasan Genggong Kabupaten Probolinggo, dibuat tercengang oleh pernyataan Dokter Kopi, Dr. KH. Moh. Harris Damanhuri Romly, Minggu (26/1).

Menurutnya, kopi bukan hanya dapat mempererat ikatan persaudaraan antar penikmat saja. Namun juga bisa memberikan manfaat kesehatan pada tubuh serta meningkatkan rasa kebahagiaan pada setiap pribadi penyeruputnya.

“Banyak yang beranggapan, ngopi itu tidak baik. Padahal jika kita mengkonsumsinya secara baik dan benar, bisa mengurangi diabetes. Karena di dalam kopi itu ada kandungan karbondioksida dan kafeinnya,” jelas pria yang kerap disapa Gus Haris ini.

Gus Haris berharap terobosan baru acara dokter kopi ini mampu mengakar dan berkembang di berbagai tempat. Sehingga lingkaran kecil itu bisa memberikan edukasi pada para penikmat kopi.

“Ini baru soal kesehatan. Belum juga membahas tingkat kebahagiaan bagi para penikmat kopi,” sambungnya

Sementara itu, Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto mengungkapkan, berkat ngopi bareng tanpa disadari banyak orang dari berbagai kalangan yang tiba-tiba dekat hingga menjadi saudara dan sahabat.

“Hanya karena sama-sama penikmat kopi, aku dan kamu menjadi kita dan bersaudara. Fenomena ini merupakan bentuk manfaat yang luar biasa dari sebuah cangkir kopi,” ujar Perwira Menengah dengan dua melati dipundaknya itu.

Selain itu Kapolres Probolinggo juga menambahkan, dengan kopi seseorang bisa belajar mengenal hidup. Kopi yang pahit, secara tidak langsung menggambarkan kehidupan seseorang yang penuh polemik.

“Kita bisa belajar dari pahitnya kopi, karena pahit yang dinikmati seseorang bisa belajar menjalani hidup lebih berani,” pungkasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait