FOKUS

Habib Rizieq Siap Diperiksa soal Kerumunan Massa di Acara Pernikahan Putrinya, Tapi…

JAKARTA (tandaseru) – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab siap jika sewaktu-sewaktu diminta klarifikasinya terkait acara yang melanggar protokol kesehatan Covid-19 dalam Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putrinya.

Meski begitu, Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI Aziz Yanuar meminta agar kegiatan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 yang lain seperti pengantaran putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka sebagai calon Walikota Solo juga ikut ditindak.

“(Habib Rizieq siap dipanggil?) Kalau misalnya memenuhi dua syarat yang pertama logis secara hukum dan memiliki relevansi hukum yang logis, yang kedua prinsip keadilan tadi diterapkan seperti yang di Solo dan Surabaya juga ditindak,” kata Azis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/11).

Azis meminta kesetaraan hukum harus ditegakan jika pihak kepolisian menindak pelanggar protokol kesehatan dengan mengacu kepada Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantina Kesehatan yang di pasal 7 menyebut soal setiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang sama.

“Artinya kami disini Panitia DPP FPI dan juga mungkin siapapun minta Pasal 7 itu ditegakkan, juga UUD 45 Pasal 27 dan 28D mengenai kesetaraan,” ucapnya.

Seperti diketahui, Habib Rizieq akan menikahkan putrinya bersamaan dengan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di markas FPI, Petamburan. Pernikahan itu akan berlangsung pada Sabtu (14/11).

Kegiatan itu menuai polemik di masyarakat karena dianggap sudah melanggar peraturan protokol kesehatan Covid-19.

Kasus ini berbuntut panjang, antara lain dengan pemeriksaan sejumlah pejabat daerah termasuk Gubernur DKI Jakarta terkait diizikan kegiatan yang mengundang kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com