FOKUS

Hari ke-9 Evakuasi Insiden Sriwijaya Air SJ182, Tim SAR Temukan Jasad Hingga Bagian CVR Pesawat

JAKARTA (tandaseru.id) – Badan SAR Nasional (Basarnas) kembali menemukan bagian tubuh korban, potongan pesawat hingga bagian black box Cockpit voice recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ182 hingga hari ke-9 evakuasi.

“Pada hari ini kita menemukan 10 kantong bagian dari tubuh korban kemudian serpihan kecil badan pesawat empat kantong dan potongan besar badan pesawat tiga bagian,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito di Dermaga JICT II, Jakarta Utara, Minggu (17/1).

Ia mengatakan operasi pencarian tersebut dilaksanakan oleh Tim Basarnas Special Group dan penyelam-penyelam dari TNI AL serta anggota tim lainnya yang melaksanakan kegiatan dengan penuh komitmen.

“Sehingga total untuk operasi SAR SJ-182 sampai hari ini adalah untuk bagian tubuh, kita hari ini sudah mengumpulkan 308 kantong jenazah, serpihan kecil pesawat 58 kantong, potongan besar pesawat 54 bagian, FDR satu unit dan bagian dari CVR unit tadi juga sudah kita terima dari KRI Kurau,” kata Bagus.

Terkait penemuan perekam suara kokpit atau Cockpit voice recorder (CVR) unit, Bagus menegaskan bahwa bagian CVR yang ditemukan adalah bagian CVR unit yang disebut CVR electronic unit yang berfungsi untuk menangkap data percakapan atau suara yang ada di cockpit.

“Itu yang sudah ditemukan. Yang belum ditemukan adalah yang kita sebut Crash Survivable Memory Unit yang berisi data percakapan atau suara di cockpit. Jadi yang pertama tadi fungsinya adalah menangkap, yang belum ketemu ini adalah yang merekam, yang berisi memorinya,” ungkapnya.

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJY-182 dengan rute Jakarta-Pontianak sempat hilang kontak di Kepulauan Seribu tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pada Sabtu, 9 Januari 2020. Kabar hilang kontak pesawat itu pun disusul dengan kepastian jika pesawat itu jatuh di dekat Pulau Laki.

Total, pesawat tersebut mengangkut 62 orang diantaranya 12 kru pesawat dan 50 penumpang. 50 penumpang itu terdiri dari 40 penumpang dewasa, tujuh anak-anak dan tiga bayi.

Polri sendiri telah mendirikan dua posko antemortem untuk pendataan korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di kawasan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1) lalu.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com