FOKUS

Hari Kedelapan Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182, Tim SAR Perluas Pencarian Melalui Udara

JAKARTA (tandaseru.id) – Pada hari kedelapan proses evakuasi terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182, tim SAR gabungan memperluas pemantauan melalui udara untuk mencari korban hingga puing pesawat.

“Karena itu bisa ada objek-objek pencarian yang terbawa arus itu, kita tetap memperluas. Terutama di sekitar Pulau Lancang, Pulau Laki, Pulau Bokor, Pulau Rambut, Pulau Untung Jawa, kemudian Tanjung Kait, dan sepanjang pantai utara,” tutur Direktur Operasional Basarnas Rasman di JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (16/1).

Rasman menyebut, tim mempetakan lokasi perluasan pencarian dari udara dengan membaca arah angin. Sebab itu, wilayah pantai juga menjadi objek pengawasan.

“Kemungkinan ada yang terbawa arus ke arah pantai, karena angin selama beberapa hari ini dari utara ke selatan,” jelas Rasman.

Sebelumnya, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali mengidentifikasi korban pesawat Sriwijaya Air PK SJ 182. Hari ini, Jumat (15/1/2021), tim berhasil mengenali lima korban pesawat rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu tersebut.

“Hari ini berhasil identifikasi korban sebanyak lima korban,” tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono terkait korban Sriwijaya Air SJ 182 di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat sore.

Rusdi merinci, lima korban yang berhasil diidentifikasi hari ini adalah Toni Ismail (59), Dinda Amelia (15), Isti Yudha Prastika (34), Putri Wahyuni (25), dan Rahmawati (59).

“Tim menerima 155 kantong jenazah. Sampel DNA sudah untuk 62 korban, jadi sudah lengkap sampel DNA untuk seluruh korban. Sampel DNA sudah 140 sample DNA,” jelas Rusdi.

Dengan penambahan lima tersebut, maka total jenazah korban Sriwijaya Air SJ 182 yang berhasil diidentifikasi sudah berjumlah 17 korban.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com