FOKUS

PLTGU Tambaklorok 780 MW Dijadwalkan Beroperasi April 2020

JAKARTA (!) – Direktur Utama Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani menyatakan proyek pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) Tambaklorok dijadwalkan mulai beroperasi pada April 2020.

PT Indonesia Power, anak perusahaan PT PLN (Persero), akan membangun pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) Blok 3 Tambaklorok, Semarang, Jateng, berkapasitas daya 780 MW senilai Rp4,8 triliun.

“Pembangkit ini merupakan pelaksanaan program pemerintah 35.000 MW,” ujarnya dalam siaran pers Sabtu (15/4).

Menurut Inten Cahyani, dengan asumsi produksi PLTGU Blok 3 Tambaklorok mencapai 3,7 GWh per tahun, maka akan diperoleh penghematan pemakaian bahan bakar dibandingkan BBM mencapai Rp581 miliar per tahun.

Pekerjaan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (engineering, procurement, and contruction/EPC) pembangkit akan dilakukan Konsorsium GE Power, Marubeni Corporation, dan PT Hutama Karya (Persero).

Pada Jumat (14/7), dilakukan penandatanganan kontrak EPC PLTGU Blok 3 Tambaklorok oleh Direktur Utama Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani, Senior Operating Officer Marubeni Corporation Takashi Fujinaga, Direktur Operasi Hutama Karya Suroto, dan Regional General Manager GE Gas Power Systems GE Power Venkat Kannan dengan disaksikan Dirut PLN Sofyan Basir.

Sesuai kontrak, pekerjaan EPC pembangkit, yang berperan sebagai load follower, akan dilakukan selama 28 bulan, sehingga jadwal operasi pada April 2020.

Menurut Sripeni, proyek berada di lahan pembangkit eksisting atau yang sudah ada, sehingga tidak ada kendala dalam proses perizinan dan pembebasan lahan.

“Pembangkit listrik yang mulai beroperasi pada pertengahan 2020 ini akan menambah daya 780 MW atau setara dengan memasok lima juta rumah tangga,” katanya. (antara/arh)

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com