FOKUS

Infrastruktur dan SDM Indonesia Sudah Siap Untuk Distribusi Vaksin Covid-19

JAKARTA (tandaseru) – Pemerintah saat tengah menggodok vaksin Covid-19 yang akan disalurkan ke masyarakat nantinya. Dalam hal ini, infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) sangat menentukan untuk penyebaran vaksin ke seluruh Indonesia setelah teruji.

Hal ini dikatakan Vaksionolog Dr. Dirga Sakti Rambe dalam dialog yang digelar Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang bertemakan Jalan Panjang Vaksin sampai ke Tubuh Kita pada Jumat (18/11) lalu.

Dia mengatakan infrastruktur Indonesia saat ini sudah mendukung untuk proses pendistribusian vaksin Covid-19 setelah teruji hingga ke pelosok.

“Perlu diketahui, vaksin itu adalah produk biologis yang perlu disimpan dengan cara khusus karena sensitif terhadap suhu. Mayoritas vaksin disimpan pada suhu 2-8 derajat celcius, kecuali vaksin polio yang minus 20 derajat celcius. Sejak vaksin diproduksi sampai digunakan di rumah sakit dan puskesmas, transportasinya mesti terjamin suhunya,” kata Dirga.

Menurutnya, Indonesia sudah berpengalaman selama bertahun-tahun dalam memproduksi, mendisitribusi hingga menginplentasikan vaksin. Sistem rantai dingin yang menjadi salah satu unsur penentu kualitas vaksin juga sudah terbangun dengan baik.

“97 persen sistem rantai dingin ini berjalan dengan baik jadi tidak perlu khawatir. Mulai dari pabrik sampai yang menerima di puskesmas, misalnya di Aceh atau Papua itu semua sudah siap,” jelasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Dr. Reisa Broto Asmoro menyebut Indonesia mempunyai 23.000 tenaga kesehatan (nakes) yang dipersiapkan untuk menjadi vaksinator. Dari total itu, sebanyak 7.000 orang sudah dilatih saat ini.

“Untuk mempersiapkan vaksinisasi Covid-19 di Indonesia, Kementerian Kesehatan telah melatih 7.000 dari 23.000 tenaga kesehatan (nakes) sebagai vaksinator. Pastinya, manajemen vaksin dan rantai dingin pun dengan cermat disiapkan,” ucapnya.

Saat ini, masyarakat hanya perlu bersabar hingga hasil uji klinik fase III selesai dan izin Badan Pengawas Obat dan Makanana (BPOM) keluar terlebih dahulu baru vaksin tersebut bisa disebar di seluruh Indonesia.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com