FOKUS

Ini Catatan BNPB Terkait Banjir Pekan Pertama Februari 2021 di Wilayah Indonesia

Di wilayah Pulau Jawa, banjir terjadi di Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Pada Jumat lalu (5/2), pukul 16.00 WIB, hujan intensitas tinggi memicu banjir. Sebanyak 6 desa di tiga kecamatan terdampak. Kecamatan paling terdampak yaitu Kecamatan Tempurejo dengan 4 desa, antara lain Desa Curahtakir, Curahnongko, Wonoasri, dan Sidodadi.

Kecamatan terdampak lain yaitu Kecamatan Ambulu dan Wuluhan. BPBD Kabupaten Jember mencatat 744 KK terdampak akibat peristiwa ini. Tinggi muka air saat kejadian antara 10 hingga 70 cm. Sebagian besar genangan di wilayah terdampak banjir telah surut.

Banjir lain di pulau ini terjadi di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Hujan yang mengguyur selama beberapa hari terakhir mengakibatkan meluapnya Sungai Ciherang dan Sungai Kampung. Banjir meluas hingga mengakibatkan 13 kecamatan terdampak banjir, antara lain Kecamatan Babelan, Tambun Utara, Muara gembong, Cibitung, Cabangbungin, Cikarang Utara, Pebayuran, Sukawangi, Sukatani, Setu, Cikarang Timur, Cikarang Barat dan Tambun Selatan.

Warga terdampak hingga mencapai 5.672 KK, sedangkan hingga Sabtu lalu (6/2) tinggi muka air antara 10 hingga 150 cm. Data BPBD setempat per Minggu (7/2), banjir mengakibatkan 15 rumah rusak ringan dan 8 lainnya rusak berat.

Sedangkan di Kota Bekasi, banjir juga melanda 6 kecamatan yaitu Kecamatan Rawalumbu, Medan Satria, Bekasi Timur, Bekasi Barat, Jakasampurna dan Bekasi Utara. Hujan lebat yang terjadi pada Minggu (7/2), pukul 00.30 WIB, menyebabkan tinggi muka air antara 20 hingga 60 cm.

Di sisi lain, wilayah Kabupaten Kawarang di provinsi juga dilanda banjir. Sebanyak 8 kecamatan terdampak, antara lain Cimalaya, Rengasdengklok, Telukjambe Barat, Karawang Barat, Kotabaru, Purwasari, Jatisari dan Cikampek. Sebanyak 3.425 KK atau 7.774 warga terdampak, sedangkan 194 KK atau 691 warga mengungsi. BPBD setempat menginformasikan tinggi muka air beragam antara 30 hingga 150 cm.

Banjir lain di wilayah Jawa juga terjadi di Pekalongan dan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah dan Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Sementara itu, genangan masih terjadi di Kabupaten Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat. Meskipun peristiwa sudah terjadi pada Rabu (4/2) lalu, sekitar pukul 11.00 WIB. Hujan berintensitas tinggi mengkibatkan banjir di dua kecamatan, Kecamatan Singkawang Tengah dan Singkawang Barat.

Pada Sabtu lalu (6/2) banjir masih melanda sebagian wilayah Kecamatan Singkawang Barat dan Kecamatan Singkawang Tengah.

Data BNPB per 7 Februari 2021, pukul 19.30 WIB, bencana sepanjang Februari ini sebanyak 66 kejadian, dengan rincian banjir 40 kali, angin puting beliung 12, tanah longsor 10, kebakaran hutan dan lahan 2, gelombang pasang dan abrasi 1, gempa bumi 1. Korban meninggal sebanyak 7 jiwa, sebanyak 6 jiwa diakibatkan oleh banjir.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan di bulan ini mengingat prakiraan puncak musim hujan. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk pencegahan, seperti persediaan air minum, makanan ringan, obat-obatan, maupun mematikan arus listrik di dalam rumah apabila banjir akan melanda.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com