FOKUS

Fakta-Fakta Granat Asap Pemicu Ledakan di Monas

Tandaseru – Ledakan yang terjadi di daerah Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (3/12) sontak mengejutkan publik. Ledakan tersebut berasal dari granat asap.

Panglima Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayor Jenderal Eko Margiyono, mengatakan ledakan tersebut mengakibatkan dua personel mengalami luka.

Korban pertama mengalami luka parah di tangan kiri, dan korban kedua mengalami luka ringan di bagian paha. Lantas, apakah granat asap ini berbahaya dan legal? Berikut ini beberapa fakta terkait granat asap!

Granat asap sebagai penanda dan hasilkan asap jumlah besar

Granat asap biasanya dipakai untuk keperluan militer sebagai alat isyarat di darat, yang berbentuk tabung terbiasa digunakan untuk menandai target dalam bentuk sinyal.

Benda ini juga dapat berfungsi untuk menyembunyikan diri dari penglihatan lawan atau manuver pasukan. Jika dibandingkan dengan bom asap, granat asap menghasilkan asap dalam jumlah besar dan pekat.

Cara pemakaiannya, dengan menarik cincin lalu dilempar ke target. Granat asap juga digunakan dari darat ke udara sebagai alat penanda zona sasaran atau pendaratan, serta memberikan sinyal pesawat terbang.

Bahaya bagi manusia

Meskipun tergolong tak mematikan, penggunaan granat asap yang salah bisa berbahaya bagi manusia. Granat asap memiliki dua jenis utama, yakni granat asap berwarna dan granat penyembunyi.

Untuk granat asap berwarna diisi 250 hingga 350 gram campuran asap pewarna (potasium nitrat, laktose dan pewarna). Sedangkan granat asap penyembunyi, biasanya berisi campuran HC (hexachloroethane-zinc) atau campuran TA (terephthalic acid).

Dilansir dari situs Centers for Disease Control and Prevention, Zat HC ini tidak beracun jika tertelan, namun cukup beracun jika terserap kulit.

Jika terkena granat asap, efek utamanya adalah korban akan merasa depresi apabila menyerap zat HC dalam dosis tinggi. Reaksi eksotermik membuat badan granat akan tetap terasa panas yang dapat bertahan cukup lama.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait